rilis-bumn

Cuaca Buruk Melanda Bandara Soekarno-Hatta, Petugas Bergerak Cepat Mengendalikan Operasional Tetap Aman dan Tertib

Senin, 6 April 2026 | 19:00 WIB
Setelah hujan lebat dengan intensitas tinggi, petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan. (DOK. PT Angkasa Pura Indonesia)

Kabar BUMN - PT Angkasa Pura Indonesia menginformasikan dampak hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai potensi windshear pada Senin (6/4/2026) siang di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta memengaruhi sejumlah pergerakan penerbangan, khususnya pada fase pendaratan.

Berdasarkan data dari Airport Operation Control Center (AOCC), memperhatikan faktor keselamatan menyusul curah hujan intensitas tinggi, tercatat sebanyak 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain.

Kemudian 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go around, serta 1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA).

Baca Juga: 46 Tahun PT PAL Indonesia, Perkuat Transformasi Menuju Pusat Inovasi Maritim Terintegrasi

Koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh stakeholder terkait guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif.

Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional.

Di sisi lain, seluruh fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan berada dalam kondisi baik dan tetap dapat beroperasi secara normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.

Baca Juga: Penumpang Tembus 1,7 Juta, KAI Bandara Catat Kinerja Gemilang di Triwulan I 2026

Cuaca ekstrem ini juga berdampak adanya gangguan di satu titik atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3.

Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta Yudis Tiawan menjelaskan, kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit.

“Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan,” ujar Yudis Tiawan.

Baca Juga: Kemeriahan Liburan Paskah di Meruorah Komodo Labuan Bajo, “A Coastal Easter Celebration” Sukses Digelar

Saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar

Personel bandara selama 24 jam melakukan pengawasan terhadap seluruh fasilitas termasuk infrastruktur bangunan, sehingga ketika melihat adanya kemungkinan gangguan maka area sekitar akan disterilisasi dari penumpang pesawat dan pekerja di bandara untuk meminimalisir dampak yang ada.

Halaman:

Tags

Terkini