Selain berfungsi menahan abrasi, pohon mangrove diketahui memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO₂) hingga 4,7 kilogram per pohon setiap tahunnya.
Baca Juga: Kebun Raya Cibodas Terapkan Jam Normal, Pengunjung Wajib Tahu
“Penanaman mangrove menjadi salah satu kontribusi Pertagas dalam mendukung pengurangan emisi dan upaya menuju net zero emissions,” tandas Indra.
Upaya pelestarian lingkungan sendiri bukan hal baru bagi Pertagas.
Perusahaan secara konsisten melaksanakan program penanaman pohon setiap tahun sebagai bagian dari komitmen terhadap penghijauan berkelanjutan.
Baca Juga: A Night of Collaboration, Bukti Dukungan PT TIMAH untuk Musisi Bangka Belitung
“Ke depan, Pertagas akan terus melanjutkan program penghijauan melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara konsisten di berbagai wilayah operasi,” tutup Indra.
Perayaan HUT ke-19 ini sekaligus menjadi refleksi dari tema Energizing Growth, Empowering Communities, yang menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
Melalui langkah ini, Pertagas menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyalur energi, tetapi juga sebagai pihak yang aktif menjaga keberlanjutan lingkungan serta memberdayakan komunitas di sekitarnya.***