rilis-bumn

CANSO Nilai AirNav Indonesia ”On the Right Track” Berkat Implementasi ATMAS

Jumat, 17 April 2026 | 18:00 WIB
CANSO apresiasi transformasi AirNav lewat ATMAS, dinilai tingkatkan efisiensi, keselamatan, dan layanan navigasi penerbangan. (Dok. AirNav Indonesia)

Kabar BUMN - Direktur Civil Air Navigation Services Organisation (CANSO) Regional Asia Pasifik, Poh Theen Soh, memberikan apresiasi terhadap langkah AirNav Indonesia dalam mengimplementasikan Air Traffic Management Automation System (ATMAS) sebagai bagian dari transformasi layanan navigasi penerbangan nasional.

Dalam kunjungan kerjanya ke AirNav Indonesia pada 13–14 April 2026, Poh Theen Soh menilai bahwa upaya tersebut menempatkan AirNav Indonesia “on the right track” atau berada di jalur yang tepat.

Menurutnya, implementasi ATMAS menjadi bukti langkah progresif Indonesia dalam mengadopsi teknologi serta praktik terbaik global di bidang manajemen lalu lintas udara.

Baca Juga: PHE Resmi Garap Wilayah Kerja Lavender, Tandai Awal Eksplorasi Migas Baru di Sulawesi

Dalam dua tahun terakhir, AirNav dinilai berhasil melakukan transformasi signifikan melalui modernisasi sistem secara menyeluruh, mencakup empat wilayah operasional yakni Jakarta, Balikpapan, Medan, dan Pontianak, dengan anggaran yang tetap efisien.

Poh Theen Soh mengaku terkesan dengan berbagai pengembangan yang dilakukan oleh manajemen AirNav Indonesia selama periode tersebut.

Ia bahkan telah meninjau langsung sistem yang diterapkan di Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) dan Balikpapan.

Baca Juga: Panduan Seharian Mengunjungi Kompleks Angkor Wat di Kamboja, dari 70 Candi Utamakan yang Penting Saja

”Saya sudah melihat sistem mereka di JATSC dan Balikpapan. Dengan anggaran yang efisien, mereka melakukan perubahan besar dengan membangun sistem manajemen lalu lintas udara yang baru di empat lokasi. Menurut saya, mereka sudah pada jalur yang benar,” ungkap Poh Theen Soh di sela kunjungannya.

Ia menegaskan bahwa jika AirNav Indonesia mampu menjaga komitmen dan konsistensi dalam pengembangan serta peningkatan kualitas layanan, maka akan terjadi perubahan signifikan pada kualitas layanan navigasi penerbangan di masa depan.

Implementasi ATMAS di Indonesia yang memiliki wilayah geografis luas juga diyakini akan memberikan dampak besar.

Baca Juga: Bank Mandiri Raih Predikat Perusahaan Terbaik Indonesia Versi TIME

”Dengan ATMAS, pengelolaan manajemen lalu lintas udara akan jauh lebih efektif, sehingga penerbangan jauh lebih efisien dan delay juga akan dapat berkurang. Yang terpenting, keselamatan penerbangan juga akan meningkat,” jelas Poh Theen Soh.

Sementara itu, Direktur Operasi AirNav Indonesia, Setio Anggoro, bersama Direktur Teknik Zainal Arifin Harahap yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menjelaskan bahwa implementasi ATMAS merupakan bagian dari program modernisasi untuk meningkatkan kualitas layanan navigasi penerbangan.

Halaman:

Tags

Terkini