Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan akses bagi wisatawan.
Baca Juga: Dari Dapur Sederhana ke Kantin Kecamatan: Perjalanan Mardiana Menemukan Jalan Naik Kelas Berkat PNM
Dari sisi kebersihan, ITDC mengoptimalkan perawatan area publik di Tanjung Aan yang merupakan bagian dari kawasan seluas kurang lebih 193 hektare.
Sebanyak 95 personel gardener atau Tim Hijau diterjunkan untuk menjaga kebersihan dan penataan lingkungan.
Pengelolaan sampah dilakukan secara rutin melalui sistem pengangkutan harian dengan estimasi volume mencapai sekitar 9 meter kubik per hari dalam kondisi normal.
Baca Juga: Event Gratis di TMII: Shinta Obong Digelar 18–19 April, Registrasi Mulai 15.00 WIB
Tak hanya itu, 51 personel cleaning service juga disiagakan untuk memastikan seluruh fasilitas publik tetap dalam kondisi layak dan nyaman digunakan oleh wisatawan.
Selain pendekatan teknis, ITDC juga melakukan pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada pelaku usaha di kawasan Tanjung Aan.
Penataan aktivitas usaha dilakukan untuk memastikan kesesuaian dengan tata kelola kawasan sekaligus menjaga ketertiban di lapangan.
Baca Juga: Laga Semen Padang vs Persijap Digelar 20 April, Tiket Mulai Rp50 Ribu di PLN Mobile
“Melalui langkah ini, kami ingin memastikan Tanjung Aan bukan sekadar menjadi destinasi yang indah. Tapi juga tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung maupun pelaku usaha,” tambah Agus.
Ke depan, ITDC berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan kawasan Tanjung Aan secara berkelanjutan, seiring dengan meningkatnya aktivitas wisata dan pengembangan kawasan di KEK Mandalika.***