"Ini adalah ruang untuk membawa mimpi, sekaligus membuktikan bahwa perempuan juga mampu berdiri dan berkontribusi di bidang ini,” ujarnya.
Baca Juga: BTN Ajak Nasabah Jaga Bumi, Kini Poin balé Bisa Ditukar Jadi Bibit Mangrove
Ia juga mengakui bahwa tantangan tidak selalu datang dari pekerjaan itu sendiri, tetapi dari proses membangun kepercayaan di lingkungan yang masih didominasi laki-laki.
Namun, setiap proses tersebut justru membentuk dirinya menjadi lebih kuat dan percaya diri.
Kehadiran pelaut perempuan seperti Noor Faridah dan Roro Anka Nurasti menjadi cerminan bahwa perempuan memiliki ruang yang semakin luas untuk berkontribusi, termasuk di sektor pelayaran.
Baca Juga: 20 Contoh Ucapan Selamat Hari Kartini yang Inspiratif, Cocok Dibagikan di Media Sosial
Dengan dedikasi dan profesionalisme, mereka tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga energi tetap hadir bagi masyarakat.
Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa semangat perempuan Indonesia terus bergerak maju, tidak hanya di darat, tetapi juga di laut, melalui langkah para pelaut perempuan yang menjaga energi dari garis depan distribusi nasional.****