Kabar BUMN – PT PLN (Persero) terus memperkuat peran perempuan melalui Program Srikandi Movement sebagai bagian dari semangat Hari Kartini.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini tidak hanya mendorong dampak sosial berkelanjutan, tetapi juga membantu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sepanjang 2025, program ini telah menjangkau lebih dari 40 ribu penerima manfaat di lebih dari 140 lokasi di berbagai daerah.
Baca Juga: Bangun Legacy Bersama, InJourney Dinobatkan Great Place to Work 2026
Srikandi Movement merupakan inisiatif Srikandi PLN yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup.
Program ini dijalankan melalui lima kegiatan utama, yaitu Srikandi Goes to School/Campus, Srikandi Sahabat Anak, Women Support Women, Srikandi Care, dan Inspiring Srikandi.
Kelima program tersebut mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, sosial, kesehatan, ekonomi, hingga pengembangan kapasitas perempuan.
Baca Juga: Dahana Tembus Pasar Australia, Ekspor Perdana 18.000 Ton Amonium Nitrat
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa peran Srikandi PLN kini tidak hanya sebatas mendukung operasional perusahaan, tetapi juga berkontribusi langsung bagi masyarakat.
Melalui Srikandi Movement, PLN secara konsisten mendorong pemberdayaan perempuan dan memberikan manfaat nyata, terutama bagi kelompok rentan.
“Melalui Srikandi Movement, PLN ingin memastikan bahwa kehadiran kami memberikan manfaat yang lebih luas. Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian, meningkatkan kualitas hidup, serta membuka peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi dalam perekonomian,” ujar Darmawan.
Baca Juga: Jejak Lengkap Geopark Ijen: Dari Blue Fire hingga Misi Dunia Menuju Green Card UNESCO
Ketua Harian Srikandi PLN, Kamia Handayani menyampaikan, secara keseluruhan, Srikandi Movement telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat melalui berbagai inisiatif lintas sektor.
Hal ini tercermin dari capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,5 serta nilai Social Return on Investment (SROI) yang positif, sebagai indikator nyata manfaat yang dirasakan masyarakat.