“Pencapaian saya ini berkat dukungan dan bimbingan dari PHM saat proses aplikasi hingga seleksinya,” ujarnya.
Nurul berharap, langkahnya ini dapat memotivasi anak-anak didiknya untuk melanjutkan pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah salah satu cara membuka peluang kesuksesan.
Baca Juga: Kalau Bakpia Terus Dimodifikasi, Kuliner Asli Yogyakarta Ini Justru Mulai Langka
“Saya berharap jauh di lubuk hati saya, bahwa suatu saat nanti akan ada anak didik dari SMPN 6 Anggana, bercita-cita menjadi guru untuk membangun Desa Sepatin ini menjadi tempat yang lebih baik lagi aman dan nyaman untuk belajar dan bertumbuh bagi siswa dan siswi kami,” ungkapnya penuh harap.
Di tengah segala keterbatasan fasilitas, siswa SMPN 6 Anggana mencatatkan prestasi luar biasa di bidang seni lukis dan menggambar di tingkat internasional.
Karya Ainun Nisa, siswa Kelas 7, berhasil memenangkan lomba menggambar bertemakan alam yang diselenggarakan oleh Wildlife Foundation dalam ajang Tushar Non-Less dan Nature for All.
Baca Juga: Solusi Transportasi Hemat ke Danau Toba, Ini Rute dan Tarif DAMRI
Karyanya terpilih untuk dipamerkan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada Oktober 2025 setelah menyisihkan peserta dari berbagai negara.
Siswa lainnya, Idul, pernah meraih prestasi sebagai Juara 1 Perwakilan Indonesia dalam ajang Fish Art Contest (Lomba Menggambar Ikan) yang diadakan oleh Wildlife Forever Amerika Serikat pada tahun 2023.
Dalam kunjungan ke Sekolah Negeri Terapung, Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menjadi narasumber dalam sesi Kelas Inspiratif.
Di hadapan para siswa, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan konsistensi untuk mewujudkan cita-cita.
Menurutnya, keberhasilan bukan sekadar masalah keberuntungan, melainkan hasil dari sebuah komitmen yang kuat dan usaha yang konsisten.
Dony pun menegaskan komitmen Perusahaan untuk terus menyelenggarakan program-program CSR di bidang pendidikan.
Baca Juga: Promo Terbatas Mei 2026! Ini Cara Hemat Nikmati Candi Borobudur Lebih Dekat