Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) terus mendukung Program Sekolah Negeri Terapung di Delta Mahakam, yang membuka akses pendidikan bagi anak-anak di daerah 3T.
Program yang berpusat di SMPN 6 Anggana ini bahkan meraih penghargaan internasional kategori pendidikan pada ajang Global CSR & ESG Summit 2026 di Bangkok.
Sekolah yang dikenal sebagai “SMP terapung” ini berada di Desa Sepatin, wilayah terpencil yang hanya bisa diakses lewat jalur sungai.
Baca Juga: Pertamina Perluas Kolaborasi Global demi Tingkatkan Produksi Migas Nasional
Untuk mendukung fasilitas, perusahaan membangun gapura dan taman belajar yang secara resmi diserahkan oleh manajemen PT Pertamina Hulu Indonesia, induk perusahaan PHM, serta melakukan penanaman mangrove bersama siswa dan warga.
Melalui program ini, Pertamina tak hanya meningkatkan akses pendidikan, Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Perusahaan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program-program CSR di lingkungan Perusahaan, berupa kegiatan monitoring and evaluation (monev) rutin.
Pada kunjungan kali ini, manajemen PHI juga melakukan penanaman mangrove yang diikuti oleh sejumlah siswa, guru, dan masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya pelestarian ekosistem pesisir.
Baca Juga: Pantai Luari: Hidden Gem di Ujung Halmahera dengan View Samudera Pasifik
Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani, menjelaskan bahwa kegiatan monev ini bertujuan meninjau langsung pelaksanaan program-program CSR, menemui para penerima manfaat, mengidentifikasi hal-hal yang sudah berjalan baik, serta mencari solusi bersama-sama jika ada kendala di lapangan.
Melalui Program Sekolah Negeri Terapung, PHI ingin mendukung perluasan akses dan peningkatan kualitas pendidikan, mendorong semangat edupreneurship, serta menumbuhkan kesadaran generasi muda pesisir terhadap pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Handri mengapresiasi kemajuan fasilitas belajar di sekolah pesisir, di antaranya ketersediaan laptop, sumber listrik bertenaga surya, dan akses internet.
Baca Juga: BRILink Agen Tembus 1,18 Juta Tersebar di Lebih dari 80 Persen Desa di Indonesia
“Kami mengapresiasi dedikasi para guru yang mengajar di wilayah terpencil. Kepada para siswa, manfaatkan kesempatan belajar ini sebaik mungkin sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para guru,” tuturnya.
Menurutnya, program ini dirancang untuk memperkuat akses pendidikan di kawasan perairan dan pesisir Delta Mahakam melalui penyediaan sarana belajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan ekosistem pendidikan di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Kunjungan Komisi XII DPR RI, PHI Perkuat Komitmen Ketahanan Energi Nasional
PHI Zona 9 Lampaui Target Produksi Migas 2025, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Keberhasilan
PHI Tegaskan Komitmen K3 dengan Peluncuran Kartu Stop Work Authority di Penutupan Bulan K3 Nasional 2026
Di Sepanjang Ramadan, PHI Zona 9 Salurkan Bantuan untuk Anak Panti Asuhan di Wilayah Operasi
PHI Pererat Hubungan Media Lewat BASO IGA dan Luncurkan APEKA 2026