Strategi ini membantu perusahaan tetap stabil di tengah kenaikan biaya energi serta permintaan domestik yang baru mulai pulih pada awal tahun.
Baca Juga: Bayar Tagihan Listrik di PLN Mobile Bisa Dapat Cashback hingga Rp250 Ribu, Ini Caranya
Selain itu, SIG juga berhasil mencatat pertumbuhan penjualan domestik sebesar 5,4% yoy, serta menurunkan biaya keuangan bersih hingga 35,4% yoy berkat pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan terukur.
Capaian tersebut menunjukkan kemampuan SIG dalam menyeimbangkan ekspansi bisnis dengan penguatan fundamental keuangan perusahaan.
Hal ini sekaligus mempertegas arah transformasi SIG sebagai penyedia solusi bahan bangunan yang semakin kompetitif di tingkat regional. ***