Kabar BUMN - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menutup tahun buku 2025 dengan capaian yang menunjukkan ketahanan bisnis di tengah tantangan industri telekomunikasi dan tekanan ekonomi global.
Perseroan terus melanjutkan percepatan transformasi perusahaan melalui strategi TLKM 30 guna memperkuat fundamental bisnis sekaligus meningkatkan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Sepanjang tahun tersebut, Telkom juga mencatat Total Shareholder Return (TSR) sebesar 35,7 persen yang berasal dari capital gain 28,4 persen dan dividend yield 7,3 persen.
Baca Juga: BTN Buka Program Magang Design Grafis untuk Mahasiswa Kreatif
Kinerja tersebut ditopang oleh pendapatan konsolidasi yang mencapai Rp146,7 triliun.
Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp72,2 triliun dengan margin EBITDA 49,2 persen, sementara normalized EBITDA tercatat Rp73,2 triliun dengan margin 49,9 persen.
Adapun laba bersih Telkom berada di angka Rp17,8 triliun dengan net income margin 12,1 persen, sedangkan normalized net income tercatat sebesar Rp22,7 triliun dengan margin 15,4 persen.
Baca Juga: 7 Kiat Menjaga Produktivitas Saat Long Weekend
Respons positif pasar terhadap langkah transformasi Telkom juga didukung oleh kebijakan pengembalian nilai kepada pemegang saham secara konsisten.
Perseroan menetapkan payout ratio sebesar 89 persen untuk pembayaran tahun buku 2024 serta masih melanjutkan program share buyback dengan nilai maksimal Rp3 triliun hingga Mei 2026.
Di tengah tekanan yang dialami industri telekomunikasi dalam beberapa tahun terakhir, Telkom terus melakukan penyesuaian strategi perusahaan, model bisnis, hingga layanan digital yang dimiliki.
Baca Juga: Bisnis Komersial PELNI Melonjak 338 Persen, Diperkuat Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa transformasi perusahaan menjadi fokus utama sejak 2025.
“Lewat strategi TLKM 30, Telkom memantapkan arah transformasi yang lebih terstruktur untuk mengakselerasi terwujudnya visi sebagai penggerak ekosistem digital nasional yang berdaya saing global, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.”
Dalam strategi jangka menengah TLKM 30, Telkom menjalankan empat pilar transformasi utama.