Apresiasi atas rampungnya revitalisasi dermaga turut disampaikan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.
Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS, Begini Tips Mengelola Keuangan agar Tetap Aman
Ia menilai Pelabuhan Bajoe memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta mobilitas masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada ASDP atas perbaikan dermaga ini. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga dan memeliharanya,” kata Andi Asman Sulaiman.
Ia berharap konektivitas Pelabuhan Bajoe ke depan dapat terus diperluas melalui penambahan rute penyeberangan menuju berbagai wilayah lainnya.
Baca Juga: Jangan Bingung! Ini Cara Mengurus Barang yang Tertinggal di Kereta agar Bisa Kembali
Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe, Anom S. Panatagama, menjelaskan bahwa dermaga hasil revitalisasi dirancang memiliki daya tahan hingga 20 tahun mendatang.
“Kami bersyukur seluruh proses perbaikan dapat diselesaikan sesuai target dan siap mendukung kelancaran layanan penyeberangan masyarakat,” ujar Anom.
Saat ini, ASDP Cabang Bajoe melayani dua lintasan komersial, yakni Bajoe–Kolaka dan Siwa–Tobaku, serta dua lintasan perintis Maccini Baji–Sabutung dan Maccini Baji–Balanglompo.
Baca Juga: Jangan Bingung! Ini Cara Mengurus Barang yang Tertinggal di Kereta agar Bisa Kembali
Selain memperkuat infrastruktur, ASDP juga terus meningkatkan aspek keamanan pelabuhan melalui latihan gabungan simulasi penanganan ancaman bom pada 16 Mei 2026 bersama Polres Bone, Detasemen Gegana Sulawesi Selatan, Batalyon C Pelopor Brimob, dan Polsek Kawasan Pelabuhan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan serta koordinasi dalam penanganan kondisi darurat di lingkungan pelabuhan.***