Kabar BUMN - PT Bank Negara Indonesia atau BNI turut mendukung penguatan tata kelola pemulihan aset negara melalui partisipasinya dalam BPA Fair 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Republik Indonesia.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan transaksi digital serta edukasi keuangan guna mendorong proses pemulihan aset yang lebih transparan dan akuntabel.
BPA Fair 2026 digelar di Kantor Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, pada 18—21 Mei 2026.
Baca Juga: TASPEN Mulai Cairkan Gaji Ketiga Belas Pensiunan ASN pada 2 Juni 2026
Dalam ajang tersebut, sebanyak 308 aset dalam 245 lot dilelang kepada masyarakat dengan target 75% aset terjual guna mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus mendukung kepastian hukum dan rasa keadilan.
Kepala BPA Kejaksaan RI, Kuntadi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan BPA Fair menjadi bagian dari transformasi pengelolaan barang rampasan negara yang lebih terbuka kepada publik.
"Melalui pergelaran BPA Fair ini, masyarakat beserta seluruh pemangku kepentingan diajak untuk melihat secara langsung alur transparan pengurusan aset yang dikelola oleh negara.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Ayam Geprek Enak di Jogja untuk Makan Siang, Pedasnya Bikin Nagih!
"Penyelenggaraan BPA Fair ini didasari oleh tiga pilar utama yakni transparansi, integritas, dan akselerasi penyelesaian aset," ujar Kuntadi.
Secara terpisah, Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa partisipasi perseroan merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem layanan publik berbasis digital serta tata kelola aset negara yang lebih efektif.
"BNI mendukung sinergi lintas institusi dalam menciptakan proses pemulihan aset yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.
Baca Juga: PT TIMAH Perluas Promosi UMKM Binaan Lewat BPA Fair 2026
"Melalui dukungan layanan perbankan dan transaksi digital, kami berharap dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan selama penyelenggaraan BPA Fair 2026," kata Okki dalam keterangan tertulis.
Dalam kegiatan tersebut, BNI menghadirkan sistem pembayaran non tunai terintegrasi melalui kartu debit, kartu kredit, hingga QRIS wondr by BNI guna mendukung transaksi pembelian aset lelang maupun aktivitas pengunjung selama acara berlangsung.