Saat ini, DEB Keliki berkembang menjadi ekosistem percontohan penggerak ekonomi masyarakat melalui aktivitas Eco Village dan sektor agrikultur.
Program ini telah memberikan manfaat kepada sekitar 1.200 kepala keluarga, melibatkan sembilan tenaga kerja, serta menggandeng 15 UMKM pemuda desa.
Dari pengelolaan sampah yang dilakukan, masyarakat juga berhasil menghasilkan berbagai produk seperti pupuk organik berkualitas tinggi, ecoenzyme atau cairan serbaguna hasil fermentasi limbah dapur organik, hingga kompos organik.
Keberhasilan tersebut membuat DEB Keliki banyak menarik perhatian dari kalangan perguruan tinggi maupun wisatawan mancanegara.
Hingga kini, tercatat sekitar 6.000 pengunjung datang untuk menikmati panorama persawahan, mempelajari pengelolaan sampah dan pertanian berbasis energi bersih, serta menikmati aneka kuliner di saung-saung kafe milik warga yang turut menggerakkan perekonomian masyarakat Keliki. ***