BRGM dan Kementerian LHK bekerja sama dengan masyarakat dalam pelaksanaan penanaman di lahan gambut dan mangrove untuk mendorong keberlanjutan pengelolaan pada masa depan.
Baca Juga: PHR Jadi Produsen Minyak Terbesar di Indonesia dengan Angka Lifting Tembus 59 Juta Barel Selama 2023
"Sagu yang kami tanam hari ini, selain bisa membantu dalam menahan air agar gambut tidak terbakar juga dapat mendukung ketahanan pangan melalui diversifikasi," ujarnya.
Dijelaskannya, penanaman sagu di Pulau Pedang memiliki tiga tujuan utama. Pertama, mencegah kebakaran dan mengurangi emisi dari lahan gambut, baik yang disebabkan kebakaran maupun dekomposisi gambut.
Kedua, sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar, karena sagu merupakan tanaman dengan nilai ekonomi yang tinggi.
Dan ketiga, sebagai upaya untuk mencegah terjadinya bencana yang disebabkan oleh penurunan permukaan tanah (land subsidence).***
Artikel Terkait
Dengan Anggrek Dewata, PT Pertamina EP Limau Field Ubah Pola Pengelolaan Pertanian dan Kehidupan Masyarakat Muara Enim
Pertamina EP OGT Field Gelar Sosialiasi Tanggap Darurat Bahaya Kebakaran Bagi Warga Sekitar Operasi
Kembangkan Inovasi Jamban Ramah Lingkungan, Pertamina EP Prabumulih Field Bersinergi dengan Politeknik Negeri Sriwijaya
Sepanjang 2023 Tanam 3.800 Pohon, Pertamina EP Subang Field Memeroleh Penghargaan dari Bupati Subang
Fokus Selamatkan Ekosistem Bawah Laut dan Pesisir, Pertamina Hulu Sanga Sanga Kembangkan Program CSR Jaga Pesisir Kita
Melalui Program Hutan Pertamina, Lebih Dari Enam Juta Pohon Telah Ditanam di Lahan Seluas 629 Hektare