Kabar BUMN - Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menjalankan kewajibannya dengan menyetorkan dana kepada pemerintah dengan jumlah Rp 1,36 triliun.
Jumlah tersebut terdiri dari Rp1,17 triliun setoran pajak, Rp5,4 miliar penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan Rp179,6 miliar berupa konsesi.
Corporate Secretary SPTP, Widyaswendra mengatakan kontribusi kepada negara merupakan wujud ketaatan perusahaan pada aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Widyaswendra menyebut kewajiban kepada negara adalah bentuk dukungan nyata perusahaan yang merupakan bagian dari Pelindo Group untuk pembangunan nasional melalui APBN.
Baca Juga: Pertamna Energizing Your Action, Masyarakat Sejahtera Dimulai dari Kelestarian Lingkungan
"Kontribusi kepada negara sebesar Rp1,36 triliun merupakan jumlah keseluruhan (konsolidasi) antara PT Pelindo Terminal Petikemas dengan entitas anak perusahaan yang ada di bawah pengelolaan perseroan," tutur Widyaswendra.
Pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi penyumbang terbesar dalam setoran pajak PT Pelindo Terminal Petikemas dengan nilai sebesar Rp360,5 miliar.
Jumlah setoran terbesar selanjutnya berasal dari pajak penghasilan (PPh) pasal 25 sebesar Rp277,3 miliiar.
Baca Juga: Berhasil Kelola Terminal Energi, PIS Beri Apresiasi Atas Kinerja Positif PET
Sementara itu, penyumbang kontribusi pajak terbesar ketiga berasal dari pajak penghasilan (PPh) pasal 21 sebanyak Rp179 miliar.
"Selain PPN, PPh pasal 25 dan PPh pasal 21 masih terdapat beberapa pajak lainnya yang juga disetorkan oleh PT Pelindo Terminal Petikemas, sehingga jumlah keseluruhan dari setoran pajak sepanjang tahun 2022 sebesar Rp1,17 triliun," ujarnya.
Dilansir dari laman Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pendapatan negara APBN Tahun 2022 terealisasi Rp2.626,4 triliun.
Angka ini 115,9 persen dari target berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2022 sebesar Rp2.266,2 triliun.
Baca Juga: Lewat Acara Bertajuk T-Talk, DEFEND ID dan Thales Indonesia Ingin Perkuat Silaturahmi Milenial
Realisasi ini tumbuh 30,6 persen sejalan dengan pemulihan ekonomi yang semakin kuat dan terjaga serta dorongan harga komoditas yang relatif masih tinggi.
Artikel Terkait
PT Pindad Berpartisipasi di Acara The 1st DEFEND ID's Day yang Dihadiri Menhan Prabowo
Pemain Argentina Tiba di Indonesia, Erick Thohir Beri Oleh-oleh untuk Alejandro Garnacho dkk
Weekend Tiba Waktunya Liburan Bareng Keluarga, Ini 5 Rekomendasi Pantai di Yogyakarta