Angkasa Pura II Kerja Sama Berbagai Pihak Siapkan Bandara Jenderal Besar Soedirman untuk Layani Umrah

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 18 Juni 2023 | 18:00 WIB
PT Angkasa Pura II bersama Menhub Budi Karya Sumadi dan pihak-pihak terkait menyiapkan Bandara Jenderal Besar Soedirman untuk mendukung perjalanan umrah di wilayah Barlingmascakeb. (angkasapura2.co.id)
PT Angkasa Pura II bersama Menhub Budi Karya Sumadi dan pihak-pihak terkait menyiapkan Bandara Jenderal Besar Soedirman untuk mendukung perjalanan umrah di wilayah Barlingmascakeb. (angkasapura2.co.id)

Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan naik bus menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk terbang ke Tanah Suci.

“Potensi jamaah umrah di Barlingmascakeb cukup tinggi. Secara nasional, jamaah umrah pada tahun 2023 diperkirakan mencapai 1,6 juta orang.

“Diperkirakan jamaah umrah di Jawa Tengah sebesar 20% dari jumlah nasional, dan kemudian dari jumlah di Jawa Tengah itu sebesar 20% berasal dari Barlingmascakeb yakni sekitar 70.000 jemaah.

Baca Juga: Bertemu Parlemen Eropa, Angkasa Pura II Bahas Pentingnya Dekarbonisasi di Sektor Aviasi

“Potensi 70.000 jamaah umrah itu sekitar 1% dari total warga Barlingmascakeb yang sekitar 7 juta orang,” jelas Muhammad Awaluddin. 

Ia menambahkan, AP II, Pemkab, dan agen travel umrah berkolaborasi untuk menghadirkan layanan yang memudahkan masyarakat Barlingmascakeb melaksanakan ibadah umrah.

Rencana tersebut juga akan dibahas lebih detail bersama maskapai Wings Air dan Citilink.

Lebih lanjut, Muhammad Awaluddin mengatakan perjalanan umrah warga Barlingmascakeb akan lebih cepat melalui penerbangan dari Bandara Jenderal Soedirman ke Bandara Halim Perdanakusuma, kemudian ke Bandara Soekarno-Hatta untuk terbang ke Tanah Suci.

Saat ini jamaah umrah dari Barlingmascakeb harus menempuh perjalanan dengan bus menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan waktu tempuh mencapai lebih dari 7 jam.

Baca Juga: Bertemu Parlemen Eropa, Angkasa Pura II Bahas Pentingnya Dekarbonisasi di Sektor Aviasi

“Sementara, terbang dari Bandara Jenderal Soedirman ke Halim Perdanakusuma cukup 47 menit, dan perjalanan darat dari Halim Perdanakusuma ke Soekarno-Hatta hanya 1-2 jam,” ujar Muhammad Awaluddin. 

Untuk mendukung rencana tersebut, AP II akan memberikan insentif kepada maskapai guna meringankan biaya operasional.

Hal tersebut juga diharapkan dapat mengurangi harga tiket penerbangan.

AP II memberikan skema insentif bagi maskapai penerbangan berupa 100% di atas biaya PJP4U yang terdiri dari biaya pemakaian pesawat dan biaya parkir pesawat, serta dikenakan biaya sewa konter check-in.

“Ini berlaku di Bandara Jenderal Besar Soedirman dan Bandara Halim Perdanakusuma,” ujar Muhammad Awaluddin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: angkasapura2.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini