Selanjutnya, rekor ketiga yaitu pembuatan buku tentang 436 stasiun kereta api aktif yang tersebar di Pulau Jawa. Proses dokumentasi gambar berupa foto dan video dimulai sejak Januari hingga Desember 2021.
Baca Juga: Dukung BUMN Go Global, BNI Siap Kolaborasi di Indonesia Incorporated Hong Kong
Kemudian, proses pengumpulan informasi, tata letak, dan editing untuk menghasilkan sebuah buku yang sangat informatif dilakukan sepanjang tahun 2022.
Menurut Agus, pemecahan rekor ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan dan penghargaan masyarakat terhadap sejarah perkeretaapian di Indonesia. Serta bisa memberikan manfaat dan pengetahuan bagi masyarakat luas.
“KAI mengucapkan terima kasih kepada IRPS, 3D Zaiku, serta para pelanggan kereta api atas tercapainya rekor ini. KAI terbuka bersinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan kebermanfaatan dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Hal ini sebagai upaya menjadikan transportasi kereta api yang semakin aman, nyaman, dan sehat,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Tidak Hanya Aturan KAI, Etika Menggunakan Kereta Api Juga Harus Kita Pahami Agar Perjalanan Nyaman
Long Weekend Idul Adha, KAI Catat Kenaikan Volume Penumpang Sebanyak 66 Persen
Informasi Terbaru dari PT KAI Terkait Longsoran di Lintas Cicurug-Maseng
KAI Berlakukan 'Berhenti Luar Biasa' pada Sejumlah KA saat Gempa Bantul
KAI Bagi-bagi Uang 5 Juta untuk Penumpang Kereta Api, Simak Syarat dan Ketentuannya