Kabar BUMN - PT SUCOFINDO mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui layanan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).
Tindakan ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 yang mengenai percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle) untuk transportasi jalan.
"Untuk mendukung realisasi target pemerintah tersebut PT SUCOFINDO memiliki layanan verifikasi dan konsultansi TKDN untuk kendaraan listrik."
"Nantinya, dengan implementasi program ini mampu membantu pemerintah serta Indonesia mencapai kualitas udara serta lingkungan yang lebih baik," kata Darwin Abas.
Baca Juga: Awas Terlambat, Bantuan PIP Kemdikbud 2023 Otomatis Hangus Jika Kamu Belum Aktivasi Rekening
Darwin juga menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik merupakan langkah pemerintah dalam melakukan transisi dari bahan bakar fosil menjadi energi bersih.
Selain menjadi lembaga verifikator untuk kendaraan listrik, PT SUCOFINDO juga berperan dalam menyukseskan program pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
"Kami melakukan monitoring atas komitmen TKDN dari pembangunan PLTU saat proses maupun pada saat selesai pembangunan," ungkap Kepala Strategic Business Unit (SBU) Perdagangan, Industri dan Kelautan (PIK) PT SUCOFINDO Agus Permadi.
Agus melanjutkan bahwa PT SUCOFINDO juga mendukung upaya pemenuhan energi bersih.
Baca Juga: Overthinking Bisa Jadi Pemicu Stres, Simak 4 Tips Cara Menghindarinya
Beberapa di antaranya adalah verifikasi TKDN untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Air Mikro Hidro (PLTM).
Selain itu, ada juga Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin (PLTB), dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
"Dalam pembangunannya PT SUCOFINDO juga terlibat dalam Kajian TKDN sebelum pembangunan (PLTS)."
Artikel Terkait
Menggugah Selera, Buat Mie Nyemek Bumbu Medok Yuk, Ini Resepnya
Erick Thohir Resmikan Tiga Proyek Baru di KEK Mandalika
Lampaui Target, Penggunaan Waktu Slot Penerbangan di Bandara AP II Capai 87 Persen pada Kuartal III/2023