Kandungan lemak jahat dan natrium yang tinggi dalam makanan cepat saji dapat mengganggu keseimbangan sodium dan kalium dalam tubuh.
3. Diabetes
Makan makanan cepat saji secara rutin merupakan salah satu penyebab utama peningkatan kasus diabetes.
Penelitian di Singapura menunjukkan bahwa orang yang sering mengonsumsi makanan cepat saji ala Barat memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2.
Baca Juga: Nusantara Awards 2023, PLN Sukses Dapatkan Predikat Platinum SDG's
4. Kanker
Konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker, terutama kanker pada sistem pencernaan.
Penelitian di Eropa menunjukkan bahwa konsumsi makanan cepat saji yang terlalu sering dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal.
Hal ini disebabkan oleh rendahnya kandungan serat dalam makanan cepat saji dan tingginya kandungan gula dan lemak.
5. Jantung
Makanan cepat saji yang banyak tersedia terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Selain itu, makanan cepat saji juga bisa menyebabkan kematian akibat penyakit jantung koroner yang akut, kelebihan berat badan, dan obesitas.
Orang dengan berat badan di atas normal atau obesitas memiliki risiko penurunan fungsi jantung, termasuk ketidaknormalan dalam fungsi jantung.
Artikel Terkait
Kerja Sama dengan 5 Asosiasi Pengembang Perumahan, PLN Group Komitmen Hadirkan Listrik dan Smart Home
Berlaku Mulai Juli 2023, ASDP Lakukan Penyesuaian Tarif Lintas Penajam-Kariangau
Wow, Salah Satu Alasan Orang Senang Makanan Manis Ternyata Karena Sudah Terbiasa Sejak Kecil