Wow, Salah Satu Alasan Orang Senang Makanan Manis Ternyata Karena Sudah Terbiasa Sejak Kecil

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 16 Juli 2023 | 07:14 WIB
Ilustrasi. Sejak kecil otak terlatih dengan makanan manis, ketika tumbuh dewasa dan membutuhkan sesuatu untuk dimakan, dengan mudahnya orang akan lari pada makanan yang manis. ( Andres Ayrton/Pexels)
Ilustrasi. Sejak kecil otak terlatih dengan makanan manis, ketika tumbuh dewasa dan membutuhkan sesuatu untuk dimakan, dengan mudahnya orang akan lari pada makanan yang manis. ( Andres Ayrton/Pexels)

Kabar BUMN - Salah satu jenis makanan dan minuman yang jadi favorit kebanyakan orang adalah makanan yang rasanya serba manis.

Kalau dulu ada kuliner tradisional, contohnya bubur sumsum, kue lopis, sampai dengan gudeg dan sate yang menggunakan kecap manis. Kini ada donat, muffin, cake, sampai kopi dan teh kekinian yang ditambahkan dengan gula aren dan krimer.

Jangan banyak mengonsumsi makanan manis karena mungkin mengakibatkan diabetes dan obesitas. Lantas, apa yang menjadi alasan orang sangat senang menikmati makanan yang manis?

Baca Juga: Dibalik Lezatnya Susu Kental Manis, Ada Bahaya yang Mengintai Bila Dikonsumsi Setiap Hari

1. Sudah jadi kebiasaan
Pernahkah Anda ingat kapan pertama kali sudah makanan manis? Umumnya, jawabannya: sejak kecil. Orang tua memang sering menghadiahkan anak-anak dengan permen, cokelat, atau camilan manis lainnya. Selesai makanan pun sering disuguhi dessert manis.

Karena sejak kecil otak terlatih dengan makanan manis, ketika tumbuh dewasa dan membutuhkan sesuatu untuk dimakan, dengan mudahnya orang akan lari pada makanan yang manis.

Bila ingin mengurangi makanan manis hal paling utama adalah mengubah kebiasaan. Bila melakukan self-reward, pilih makanan manis yang sehat seperti lewat buah-buahan.

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Mengkonsumsi Terlalu Banyak Gula Berbahaya

2. Pemanis buatan
Makanan-makanan modern seperti cookies, roti, donat, sering kali menggunakan pemanis buatan. Begitu pula minuman kemasan, semuanya menggunakan pemanis buatan.

Rasanya yang lebih manis dibandingkan gula yang asli secara tidak langsung memengaruhi indra perasa. Orang tidak lagi terbiasa dengan manisnya gula, sehingga butuh makanan yang lebih manis lagi.

Ini mirip lingkaran setan, semakin makan yang manis, semakin mereka mencari lagi makanan yang lebih manis. Lingkaran setan harus diputus. Agar terhindar dari diabetes, pilih baik-baik camilan manis yang tidak mengandung gula buatan.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Ternyata Vitamin K Dapat Kontrol Gula Darah dan Cegah Diabetes

3. Stres
Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan mengeluarkan hormon cortisol. Hormon ini sangat berhubungan dengan keinginan untuk mengkonsumsi makanan manis.

Ini juga yang menyebabkan seseorang yang cape atau banyak pikiran selalu lari pada makanan manis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: realsimple.com, Healthline.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini