Hadirkan Nilai Tambah, Angkasa Pura II Ungkap Strategi Asset Recycling di 5 Bandara

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 31 Juli 2023 | 20:00 WIB
President Director AP II ungkap rencana asset recycling pada 5 bandara Angkasa Pura II di acara Conference on Strategic Projects (PSN): Sustainable Infrastructure Towards Indonesia Emas 2045. (angkasapura2.co.id)
President Director AP II ungkap rencana asset recycling pada 5 bandara Angkasa Pura II di acara Conference on Strategic Projects (PSN): Sustainable Infrastructure Towards Indonesia Emas 2045. (angkasapura2.co.id)

"Selain itu, passenger experience juga meningkat sejalan dengan pengembangan fasilitas layanan,” papar Muhammad Awaluddin.

Baca Juga: Raih Penghargaan dari Kemenaker, Bandara Angkasa Pura II Punya Sistem Keselamatan dan Kesehatan Terbaik

Sementara pada empat bandara lainnya akan disiapkan revitalisasi dan pengembangan kapasitas bandara serta peningkatan bisnis non-aero.

Implementasi asset recycling di lima bandara tersebut direncanakan dengan menggunakan skema kemitraan strategis antara AP II dengan mitra.

“Di Bandara Soekarno-Hatta dilakukan kemitraan strategis antara AP II dengan Indonesia Investment Authority (INA),” ungkap Muhammad Awaluddin.

Baca Juga: Melalui 6 Bandara, Angkasa Pura II Sukses Berangkatkan 91.358 Calon Jemaah Haji Indonesia

Ia menambahkan, selama menjalankan kemitraan strategis, AP II mempertimbangkan lima hal, yakni:

1. Kemitraan strategis harus memiliki tujuan utama (key objectives) yang kuat dan berdasarkan analisa menyeluruh.

Contoh dari key objectives antara lain untuk aspek finansial, aspek operasional bandara dan aspek keahlian. 

Baca Juga: Melalui 6 Bandara, Angkasa Pura II Sukses Berangkatkan 91.358 Calon Jemaah Haji Indonesia

2. Asset recycling pada brownfield asset dilakukan juga untuk mendukung pendanaan dalam mengembangkan atau membangun aset baru. 

3. Asset recycling pada brownfield asset, semisal terminal penumpang, pada tahap awal harus diprioritaskan untuk menambah kapasitas. 

4. Asset recycling dengan kemitraan strategis di bandara harus ditetapkan apakah di aset tertentu atau secara keseluruhan.

5. Sebelum program asset recycling dijalankan, harus ada informasi jelas dari stakeholder khususnya yang akan bersinggungan langsung, misalnya: informasi terkait konektivitas transportasi darat dan pembangunan wilayah sekitar bandara. 

Baca Juga: Angkasa Pura II Kerja Sama Berbagai Pihak Siapkan Bandara Jenderal Besar Soedirman untuk Layani Umrah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: angkasapura2.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini