Lebih lanjut, Muhammad Awaluddin mengatakan pada implementasinya selama ini selama ini data hanya sebagian yang dapat tersentuh.
Baca Juga: Tips Aman Melihat Blue Fire di Kawah Ijen untuk Pendaki Pemula
Setelah adanya transformasi digital ini, data collection dapat dilakukan dengan baik untuk kemudian diproses dan dianalisis dengan teknologi advanced data analytics dan artificial intelligence sehingga mendatangkan informasi secara cepat dengan tingkat ketepatan sangat tinggi.
"Ini membantu Bandara Soekarno-Hatta untuk mengambil keputusan secara cepat dan tepat untuk terus meningkatkan standar," kata Muhammad Awaluddin.
Muhammad Awaluddin berharap upaya AP II dalam melibatkan advanced data analytics dan artificial intelligence dalam mendukung operasional dan pelayanan bandara ini bisa turut berkontribusi dalam meningkatkan daya saing.
"Secara berkelanjutan kami selalu membuat Bandara Soekarno-Hatta semakin kompetitif di kawasan ASEAN."
"Di mana ini juga kami harapkan dapat turut meningkatkan daya saing sektor kebandarudaraan nasional," pungkasnya.
Artikel Terkait
Dampingi Kunjungan Presiden ke Afrika, PLN Wujudkan Kerja Sama dengan TANESCO
Pertamina Geothermal Energy Jajaki Kerjasama dengan AGIL untuk Kembangkan Konsesi Longonot di Kenya
5 Tips Cara Merawat Baterai Laptop Agar Tidak Cepat Rusak