Dari keunggulan beberapa modul tersebut, memiliki tujuan untuk mendisiplinkan semua insan PAL dalam integrasi laporan efisiensi kinerja secara real time dengan analisis big data yang kuat akan terciptanya efektivitas kerja dan efisiensi cash flow.
Gawai IM4 telah resmi diberikan kepada seluruh insan PAL.
Baca Juga: Halau Kantuk di Pagi Hari, Rekomendasi Sarapan Sehat bagi Sobat Produktif
PT PAL telah menyediakan 238 BTS (Base Transceiver Station) di seluruh titik PAL sehingga akan menunjang kinerja dari gawai IM4 dengan performa yang akan semakin kuat dan termonitor secara real time.
Implementasi IM4 diharapkan dapat mengubah budaya kerja, menciptakan sistem yang adil, memberikan kesejahteraan bagi para karyawan.
Karena cita-cita PAL ‘Going Global Together’ dengan menjadi bagian dari galangan kapal kelas dunia harus sejalan dengan peningkatan SDM yang berintegritas dan unggul.
Era implementasi tranformasi industri maritim 4.0 ini akan menjadi daya dorong yang luar biasa bagi perkembangan PT PAL kedepan, dimana saat ini PT PAL telah dianggap sebagai mitra strategis bahkan menjadi the real competitor bagi industri pertahanan global.
Baca Juga: Rekor Muri Warnai Puncak Kegiatan Hari Pelindo
“Di akhir tahun 2023 nanti, mulai dari hari ini akan ada banyak perubahan-perubahan besar, produktivitas kita dalam produksi kapal, kita akan tingatkan puluhan persen dari kondisi kita yang sekarang. Mulai awal tahun 2024, beberapa infrastruktur yang ada di workshop kita, mulai dibangun satu per satu dengan sistem IM4 ini, kita akan menarik kembali projek-projek kita yang menjadi perhatian seluruh rakyat Indonesia yaitu frigate merah putih. Dengan peningkatan kinerja kita, dengan peningkatan infrastruktur kita, dengan peningkatan SDM yang semuanya akan di guide oleh gawai IM4, insyaallah kita akan bisa menarik kembali frigate merah putih untuk launching pada akhir tahun 2024. Kita akan tunjukkan, sekaligus ini akan menjadi bukti bagaimana transformasi di PT PAL sudah dan telah berjalan, namun ada satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh seluruh insan PAL agar target kita untuk bisa melaunching frigate merah putih pada akhir tahun 2024 terpenuhi adalah semua insan PAL bisa mendisiplinkan diri untuk mengikuti semua aturan yang ada dan menggunakan gawai IM4," imbuh CEO PAL tersebut.
Dengan dibangunnya teknologi IM4 di PT PAL, maka akan menjadi salah satu langkah konkret penunjang kemajuan industri maritim dan pertahanan yang menjadi awal kebangkitan peradaban suatu negara untuk mencapai Indonesia maju dan suatu bukti nilai tambah terhadap kemampuan Indonesia dalam mengamplifikasi kemajuan industri pertahanan dengan negara lain.
Selain itu, transformasi industri maritim 4.0 diharapkan mampu memberikan dampak konkret yang positif pada proyek-proyek strategis yang berjalan.
Artikel Terkait
Info Lowongan Magang di PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung untuk Mahasiswa Aktif dan Fresh Graduate
Momen Liburan Mengesankan, Berenang Bersama Ubur-ubur Jinak di Danau Kakaban, Kalimantan Timur
Bermata Biru dan Hidung Mancung, Fisik Tiga Suku Ini Tidak Seperti Kebanyakan Masyarakat Indonesia
Galso Cafe Batu, Nikmati Sensasi Ngopi Sambil Piknik Cantik di Tengah Kebun Apel
Rekor Muri Warnai Puncak Kegiatan Hari Pelindo