Suhedi menambahkan, praktik pertambangan yang baik merupakan salah satu kunci untuk mencapai target Net Zero Emission pada 2060 yang ditetapkan Pemerintah.
Baca Juga: Kolaborasi Dengan Pemerintah, PTBA Ikut Aksi Tanam Mangrove
Berbagai upaya, antara lain reklamasi lahan bekas tambang, rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), elektrifikasi peralatan pertambangan, hingga digitalisasi pertambangan telah dilakukan PTBA.
Kaidah teknik pertambangan yang baik juga menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan, serta meningkatkan kontribusi dalam pembangunan perekonomian nasional.
"Dengan begitu, PTBA dapat terus menjadi penyedia sumber energi bagi pembangunan dan semakin menyejahterakan masyarakat," ujar Suhedi.
Baca Juga: Semester I 2023, Bukit Asam (PTBA) Cetak Laba Bersih Sebesar Rp 2,8 Triliun
Penghargaan Prestasi Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Pertambangan dan Energi ke-78 yang jatuh pada 28 September 2023.***
Artikel Terkait
Kembangkan Energi Terbarukan, PTBA Gandeng Perusahaan Asal Tiongkok
Dibangun PTBA, PLTS Tol Bali-Mandara Berhasil Pangkas Emisi dalam Sembilan Bulan
TJSL & CSR Award 2023, PTBA Sukses Bawa Pulang Empat Penghargaan
Upaya Kurangi Emisi, PTBA Operasikan Bus Listrik hingga Hrybrid Dump Truck
Berkat Digitalisasi Pertambangan, PTBA Berhasil Ukir Prestasi