Biaya investasi yang sangat besar dan potensi risiko yang tinggi, membuat perusahaan harus sangat berhati-hati dalam mengoperasikan tambang bawah tanah terbesar di dunia ini.
Baca Juga: Bandara Banyuwangi Sabet Penghargaan Bergengsi Subroto Award 2023 dari Kementerian ESDM
“Penerapan kaidah penambangan yang baik dan benar (good mining practice) dan pengutamaan aspek keselamatan (safety) menjadi panduan utama kegiatan operasi PTFI agar dapat mencapai Sustainable Safe Production,” tambah Jenpino.
PTFI juga memiliki tim khusus yang bertanggung jawab terhadap aspek konservasi dan lingkungan. Hal ini merupakan wujud nyata PTFI dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab dengan pendekatan aspek ESG (Environmental, Social, dan Governance).
Selain itu, PTFI memiliki standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang memenuhi peraturan perundang-undangan Pemerintah Republik Indonesia (RI) sesuai rekomendasi Kementerian ESDM.
Baca Juga: PLN Raih 8 Penghargaan Subroto Award 2023 dari Kementerian ESDM
Pada perhelatan Penghargaan Subroto, Jenpino Ngabdi juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, terutama Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) ESDM, atas apresiasi yang diberikan terhadap inisiatif PTFI dalam program pengembangan kualitas dan kapasitas SDM.
Jenpino juga menyampaikan beberapa program pelatihan dan pengembangan karyawan, baik yang diselenggarakan secara langsung oleh PTFI dan Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN), maupun melalui kolaborasi dengan pihak ketiga.
Beberapa di antaranya adalah pelatihan teknis yang relevan dengan industri pertambangan, seperti yang diselenggarakan oleh IPN dengan menggunakan alat simulator dalam pengoperasian alat berat, dan pelatihan vokasi lainnya yang relevan dan dibutuhkan di industri tambang.
Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Dua Mitra Baru, Pertamina EP Sukses Tingkatkan Penerimaan Negara
Lalu, memberikan beasiswa secara aktif, serta bekerja sama dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) guna memfasilitasi pengembangan jenjang Pendidikan karyawan.
Sejak tahun 1996, PTFI telah memberikan lebih dari 12.000 beasiswa kepada pelajar asli Papua, khususnya masyarakat asli tujuh suku yang berdomisili di sekitar wilayah operasional PTFI, mulai dari tingkat SD hingga program doktor.
Prestasi yang diraih oleh PTFI dalam menerima lima penghargaan dari Kementerian ESDM merupakan bukti nyata dari komitmen PTFI terhadap praktik pertambangan yang baik, serta investasi sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Strategi MIND ID Pastikan Keamanan dan Kepuasan Pelanggan
Ekspansi ke Tanzania, MIND ID Resmi Jalin Kerja Sama Bisnis dengan STAMICO
AMEM ke-41, MIND ID Dukung Upaya Wujudkan Keselarasan Tata Kelola Pertambangan
Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan di Pengelolaan Tambang MIND ID
Kesuksesan Kampoeng Reklamasi Air Jangkang Antarkan MIND ID Unjuk Diri di ICAII 2023