Kabar BUMN – Duta Besar negara sahabat dari Ethiopia melakukan kunjungan ke Pabrik Kopi Banaran PT Perkebunan Nusantara IX (PTPN IX), anak perusahaan Holding Perkebunan di Kabupaten Semarang pada Senin (2/10/2023).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari acara Anjangsana Kopi Nusantara (Nusantara Coffee Summit), yaitu salah satu rangkaian acara Malioboro Coffee Night yang digagas oleh Komunitas Kopi Nusantara dan Pegiat Diplomasi Kopi Kementerian Luar Negeri.
Dilansir KabarBUMN.com dari ptpnix.co.id, acara ini sekaligus menjadi ajang pertemuan produsen dan konsumen kopi baik lokal maupun internasional sehingga dapat membuka peluang kerjasama lebih luas lagi.
Direktur Pemasaran Holding Perkebunan, Dwi Sutoro dan Direktur PTPN IX, Dodik Ristiawan menyambut hangat kedatangan Duta Besar Ethiopia beserta rombongannya.
Dwi yang juga merupakan Ketua PMO Kopi Nusantara mengatakan, “Sebagai perkebunan skala besar, kopi hasil kebun PTPN IX diolah di Pabrik Kopi Banaran ini. Masyarakat umum bisa mengunjungi Pabrik Kopi Banaran untuk mengetahui bagaimana proses pengolahan kopi berkualitas. Ini adalah upaya PTPN untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.”
Dodik juga menyampaikan, "PTPN IX selaku anak perusahaan Holding Perkebunan berupaya menjadikan kopi sebagai komoditas unggulan yang menguntungkan sesuai arahan Holding Perkebunan dengan upaya hilirisasi dan membangun jejaring restoran yang memberikan pengalaman unik bagi para customer dan stakheholders."
Baca Juga: Tiga Inovasi ANTAM Dianugerahi Penghargaan Dharma Karya ESDM 2023
Dubes Ethiopia dan rombongan tampak antusias menyaksikan proses pengolahan kopi di pabrik.
Apalagi saat proses sortasi dimana sebagian prosesnya masih mempekerjakan ibu-ibu, yang secara teliti menyortir biji kopi secara manual dengan tangan.
Menurutnya, pemisahan grade biji kopi akan meningkatkan nilai dan harga produk menjadi lebih baik.
Baca Juga: Spot Malam Mingguan Paling Hits di Solo, Ini 5 Tempat Wisata Gratis yang Recomended untuk Dikunjungi
Dalam diskusi dengan para Duta Besar, Dwi juga menjelaskan skema program Makmur yang diusung oleh Menteri BUMN dalam program PMO Kopi Nusantara.
“Dalam PMO Kopi Nusantara, kami membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan, dimana fokus kami adalah meningkatkan produktivitas petani. Kami pemberian akses terhadap agro-input seperti pupuk non-subsidi dan bibit, pembiayaan, pendampingan budidaya, hingga pemasarannya,” ungkap Dwi.
Artikel Terkait
Direktur PTPN IX Pantau Persiapan TTI 2023 di Kebun Batujamus
Sinergi PTPN V-Aiken Jepang Maksimalkan Pemanfaatan EBT Melalui Teknologi EGSB
PTPN Group Komitmen Dukung Zero Carbon Sister City Pekanbaru-Kawasaki
PTPN V Turut Dilibatkan dalam Program Zero Carbon City Kerja Sama Antara Pekanbaru-Kawasaki
4 Tahun Kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir, PTPN XIV Didorong Terus Berinovasi dan Berkembang