Ia mengajak agar negara penghasil kopi seperti Ethiophia juga bisa membangun ekosisten bisnis berkelanjutan yang sama agar kesejahteraan petani terus meningkat.
Sementara itu, Pabrik Kopi Banaran sendiri merupakan pabrik kopi tertua di Kabupaten Semarang, yang masih berproduksi hingga saat ini.
Pada tahun 2022, pabrik kopi ini menghasilkan 216 ton kopi robusta kering untuk pasar ekspor ke beberapa negara seperti Italia.
Di wilayah pabrik, para pengunjung bisa melihat proses roasting dan bersantai menikmati hidangan di resto Banaran 9 maupun cafe Banaran 1911.***
Artikel Terkait
Direktur PTPN IX Pantau Persiapan TTI 2023 di Kebun Batujamus
Sinergi PTPN V-Aiken Jepang Maksimalkan Pemanfaatan EBT Melalui Teknologi EGSB
PTPN Group Komitmen Dukung Zero Carbon Sister City Pekanbaru-Kawasaki
PTPN V Turut Dilibatkan dalam Program Zero Carbon City Kerja Sama Antara Pekanbaru-Kawasaki
4 Tahun Kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir, PTPN XIV Didorong Terus Berinovasi dan Berkembang