Secara spesifikasi umum, Ranops Maung adalah kendaraan taktis ringan 4x4 produksi PT Pindad yang ditujukan untuk mendukung operasi jelajah medan sulit dan kendaraan angkut personel.
Maung dapat mengangkut 4 personel dan memiliki 5 pintu yang dapat diakses, yakni 4 pintu samping dan 1 pintu belakang.
Baca Juga: Dirut Pusri Ajak Generasi Muda Majukan Pertanian Lewat Smart Farming
Dimensi Ranops Maung adalah panjang 4,8 m, lebar 2 m, tinggi 1,8m dengan wheel base 2,8 m dan ground clearance 0,3 m. Menggunakan mesin diesel 1.900 cc berdaya 136 HP, Maung dapat melaju pada kecepatan aman 120 km/jam dan memiliki jarak tempuh hingga 650 km.
Untuk suspensi depan, Maung menggunakan Independent Coil Spring with Gas Shock Absorber dan suspensi belakang menggunakan Rigid 5-link Coil Spring with Gas Shock Absorber.
Selanjutnya, PT Pindad menampilkan Ranpur Anoa 6x6 tipe APC (Armored Personnel Vehicle), recovery, dan mortar. Anoa mampu mencapai kecepatan maksimum 80 km/h di jalan raya dengan daya jelajah 600 kilometer.
Baca Juga: Sukses Wujudkan Transformasi Bisnis dan Peningkatan SDM, PLN Sabet Tujuh Penghargaan IHCBA 2023
Lebih dari 360 unit Anoa telah digunakan oleh TNI serta ikut aktif beroperasi dalam berbagai misi perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL), Sudan (UNAMID), Afrika Tengah (MINUSCA), Kongo (MONUSCO).
Rantis lainnya yang di tampilkan yaitu, Komodo 4x4 berbagai varian. Komodo 4x4 merupakan rantis beroda 4 yang hadir dengan kemampuan untuk beroperasi di segala medan dan kondisi.
Didukung oleh berbagai varian yaitu APC, Missile Launcher, Pendobrak (Battering Ram), serta Intai, kendaraan ini mampu melaju sampai dengan 80 km/h berkat mesin diesel Turbo Charger Intercooler dengan daya jangkau sampai dengan 450 kilometer.
Baca Juga: Cobain Resep Sambal Ganja, Kuliner Khas Aceh yang Bikin Ketagihan, Cara Buatnya Gampang Banget Lho!
Lebih dari 60 unit Komodo telah memperkuat armada TNI serta dioperasikan oleh PBB dalam berbagai misi Penjaga Perdamaian. Tipe Pendobrak telah digunakan oleh Kopassus.
PT Pindad juga turut menampilkan Kendaraan Tempur unggulan lainnya yang diberi nama ranpur Badak 6x6. Badak 6x6 adalah salah satu varian dari Ranpur 6x6 buatan Pindad yang dibuat berdasarkan kebutuhan TNI, khususnya satuan kavaleri.
Kendaraan ini dilengkapi dengan senjata utama turret kaliber 90 mm, senapan mesin kaliber 7,62 mm serta dioperasikan oleh 3 orang kru. Dibekali dengan proteksi STANAG 4569 level 3 sistem pertahanan anti-balistik, Badak hadir memperkuat lini serang kavaleri.***
Artikel Terkait
HUT ke-47 Dirgantara Indonesia, Pindad Tunjukkan Senjata Unggulan di Pameran Defend ID
Menteri BUMN Angkat Komjen Pol Agus Andrianto Sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pindad
Kunjungan ke PT Pindad, Presiden Jokowi Beri Dukungan Penuh untuk Industri Pertahanan Dalam Negeri
Gandeng DKPP Bandung, TJSL Pindad Gelar Sosialisasi Bidang Pertanian
Pindad dan Pelni Tandatangani Nota Kesepahaman Terkait Revitalisasi Kapal Penumpang