“Dua armada LCT tersebut dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas di sektor hulu migas. Hal tersebut sebagai bukti bahwa PTK mampu memenuhi kebutuhan perkapalan di sektor migas, baik hulu, hilir maupun midstream. Sehingga kami berharap kedepannya segmen bisnis shipping activities yang dimiliki PTK juga tumbuh mengikuti geliat perkembangan sektor migas di Indonesia,” ujar Sonny, Selasa (10/10).
Penambahan dua armada LCT tersebut juga memperkuat formasi armada kapal PTK, dan mendukung visi perusahaan untuk menjadi perusahaan jasa maritim yang terintegrasi dengan skala global.
Artikel Terkait
Link Cek Data Penerima PIP Kemdikbud 2023, Peserta Didik Bisa Dapat Bantuan hingga Rp1 Juta
ASDP Resmi Terapkan Reservasi Tiket Online di Pelabuhan Kayangan dan Pototano melalui trip.ferizy.com
Produksi Green Hydrogen PLN Disambut Positif BRIN hingga Pelaku Industri Otomotif
Pertamina Patra Niaga Jamin Kebutuhan Energi Jelang Ajang Balap Kelas Dunia MotoGP di Mandalika
Panduan Membangun Channel YouTube Wisata hingga Sukses: 4 Tips Bermanfaat yang Wajib Diikuti