Hari Pahlawan, Pos Indonesia Rilis Prangko Edisi Khusus Pahlawan Nasional Angkatan Udara

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 12 November 2023 | 10:00 WIB
Peringati Hari Pahlawan, Pos Indonesia hadirkan prangko edisi khusus bergambar empat Pahlawan Nasional Angkatan Udara. (posindonesia.co.id)
Peringati Hari Pahlawan, Pos Indonesia hadirkan prangko edisi khusus bergambar empat Pahlawan Nasional Angkatan Udara. (posindonesia.co.id)

Kabar BUMN - Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada Jumat (10/11/2023), Pos Indonesia merilis prangko edisi khusus pahlawan bangsa.

Sesuai dengan mandat Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pos Indonesia merilis prangko bergambar Pahlawan Nasional Angkatan Udara.

Prangko seri GMT ini dicetak dalam bentuk Fullsheet dan Sampul Hari Pertama (SHP).

Baca Juga: Pos Indonesia Luncurkan Prangko Peringati Hari Oeang Republik Indonesia

Adapun, terdapat empat pahlawan yang fotonya diabadikan di prangko edisi khusus ini.

Pertama, Abdulrachman Saleh, pahlawan yang pernah ditugaskan ke India saat Agresi Milter Belanda I pada 29 Juli 1947.

Kedua, Adisutjipto, yang juga mengemban tugas sama dengan Abdulrachman Saleh.

Baca Juga: Kolaborasi BPN, Rajawali Nusindo, dan Pos Indonesia Salurkan 98.600 Bantuan Pangan di 8 Provinsi

Keduanya gugur pada 29 Juli 1947 dalam perjalanan pulang menuju Singapura untuk mengambil obat-obatan dari Palang Merah Malaya.

Nahas, pesawat Dakota VT-CLA yang ditumpangi keduanya jatuh dan terbakar akibat ditembak sesaat sebelum tiba di Sleman.

Peristiwa ini kemudian dikenang sebagai Hari Bakti Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara sejak 1962.

Baca Juga: Total Membantu Masyarakat, Pos Indonesia Menyalurkan Bansos Sembako dan PKH Secara Door to Door

Ketiga, Halim Perdanakusuma, yang menggantikan posisi Adisutjipto sebagai Wakil Kepala Staf AURI.

Ia ditugaskan untuk membangun angkatan udara di Sumatera agar bisa terhubung dengan Pulau Jawa sehingga bisa menembus blokade udara Belanda.

Keempat, Iswahjudi, yang ditugaskan bersama Halim Perdanakusuma untuk melakukan penjajakan pembelian senjata dan pesawat di Bangkok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: posindonesia.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini