Binahidra menjelaskan, setiap tahunnya laporan keberlanjutan MIND ID disusun sesuai standar Global Reporting Initiatives (GRI) yang juga menjadi salah satu penilaian dalam ASRRAT 2023.
Selain itu, laporan keberlanjutan MIND ID juga mengacu pada prinsip-prinsip penambangan yang diatur dalam International Council on Mining and Metals (ICMM).
Dalam pelaporan keberlanjutan, MIND ID menyertakan kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial sesuai dengan topik material dan batasan yang sudah ditentukan.
Informasi yang disampaikan terkait kinerja berkelanjutan berdasarkan enam pilar Sustainability Pathway.
Baca Juga: Selamat! Tiga Anggota MIND ID Grup Serentak Meraih Penghargaan Subroto Award 2023
"Hal ini tentunya sebagai bagian dari perwujudan Noble Purpose atau tujuan mulai MIND ID yakni 'We explore natural resources for civilization, prosperity and a brighter future'," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama MIND ID turut menampilkan booth khusus sebagai salah satu upaya pengenalan sustainable pathway MIND ID dalam mewujudkan komitmen pertambangan hijau untuk mempromosikan efisiensi energi yang mengurangi jejak siklus hidup terhadap dampak lingkungan.
Booth ini juga cerita mengenai 6 pilar yang menjadi tonggak penggerak ketercapaian sustainability pathway, yaitu: people, economic development, society, smart operation and product stewardship, environment and climate change, serta Governance.***
Artikel Terkait
Sukses Terapkan Bisnis Keberlanjutan di Grup Perusahaan, MIND ID Sabet Katadata Green Initiative Awards 2023
Kerja Magang di BUMN, Mining Industry Indonesia (MIND ID) Kali Ini Buka Dua Posisi, Deadline 13 Oktober 2023
MIND ID Buka Lowongan Magang BUMN untuk Penempatan di Jaksel, Syaratnya Mudah, Pendaftaran Ditutup 20 Oktober
Strategi MIND ID untuk Capai Target Penurunan Emisi 5,2 Juta Ton CO2
Dukung Kinerja PT Timah, Direktur MIND ID Lakukan Kunjungan Kerja ke Bangka Belitung