Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero), Erry Widiastono, saat membuka resmi Pertamina DigiExpo di Kasablanka Hall, Jakarta pada Rabu (1/11/2023).
Baca Juga: Kerajinan Khas Kota Solo yang Cocok Jadi Oleh-oleh, Bukan Hanya Batik
“Melalui digitalisasi SPBU, Pertamina mampu memantau ketersediaan bahan bakar di setiap region, menjamin pasokan di berbagai situasi, termasuk di hari raya dan tahun baru dengan menerapkan minimum inventory stok BBM yang juga membantu dalam pengelolaan keuangan,” ungkap Erry.
Salah satu pengunjung Pertamina DigiExpo, Indri Purwaningsih, mengungkapkan bahwa dirinya tertarik untuk mengenal digitalisasi, terutama transformasi digital yang ada di Pertamina Group.
“Tadi sudah mampir ke booth Commercial & Trading juga, awalnya saya belum punya aplikasi MyPertamina, jadi diminta daftar dulu. Dari situ saya baru tahu bahwa Pertamina itu sudah melakukan digitalisasi untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. Selain itu, tadi di booth Commercial & Trading ada games menarik dan saya berkesempatan dapat tumblr. Seru sekali pokoknya,” katanya.***
Artikel Terkait
Menuju Indonesia Net Zero Emission, Pertamina Patra Niaga Suplai Energi yang Lebih Baik Bagi Pelaku Industri
Pertamina Patra Niaga Komitmen Patuhi Peraturan Pemanfaatan Ruang Laut di Indonesia
Pertamina Patra Niaga Perdana Gunakan Bahan Bakar Ramah Lingkungan (SAF) Bagi Penerbangan Komersil
Dukung Gerakan Nasional Non Tunai, Pertamina Patra Niaga Ciptakan Cashless Society Melalui MyPertamina
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Terus Perketat Pengawasan BBM Subsidi