Diwakili Pelindo, Indonesia Jadi Tuan Rumah ASEAN Ports Association (APA) Meeting ke-47

Photo Author
Atikah IW, Kabar BUMN
- Sabtu, 18 November 2023 | 10:30 WIB
Indonesia menjadi tuan rumah ASEAN Ports Association (APA) Meeting yang ke-47. (Dok. Pelindo)
Indonesia menjadi tuan rumah ASEAN Ports Association (APA) Meeting yang ke-47. (Dok. Pelindo)

Kabar BUMN - Indonesia menjadi tuan rumah ASEAN Ports Association (APA) Meeting yang ke-47.

Agenda tahunan ini mempertemukan otoritas dan operator pelabuhan dari 9 negara yaitu Malaysia, Singapura, Indonesia, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Myanmar, dan Kamboja.

Kepesertaan Indonesia diwakili oleh Pelindo, yang sekaligus menjadi penyelenggara kegiatan yang digelar di The Stones Hotel Legian Bali selama 14-16 November 2023.

Baca Juga: Jelajahi Dunia Kuliner Lewat Kamera, Simak 10 Tips dan Trik Menjadi Seorang Food Vlogger Sukses Berikut ini!

APA dibentuk pada 1974 sebagai wujud keinginan kolektif dari pelabuhan-pelabuhan di ASEAN untuk membina persahabatan, memperluas dukungan dan kerja sama untuk memajukan kepentingan pelabuhan.

APA Meeting merupakan forum penting dalam asosiasi ini, sebagai tempat bagi para pejabat pelabuhan terkait untuk bertemu dan berbagi pengalaman dalam pengembangan, pengoperasian dan pengelolaan pelabuhan, serta promosi/fasilitasi kerjasama antar pelabuhan ASEAN.

Dalam kesempatan ini, turut hadir Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI Antoni Arif Priadi, Direktur Sumber Daya Manusia & Umum Pelindo Ihsanuddin Usman, Chairman ASEAN Ports Association Bui Van Quy, serta 55 orang delegasi dari 9 negara anggota asosiasi kepelabuhanan di wilayah Asia Tenggara.

Baca Juga: Konsisten Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pelayanan, Jasa Marga Kembali Raih Penghargaan Emas di Ajang SNI Award 2023

Dalam sambutannya pada pembukaan acara, Antoni menyampaikan bahwa Indonesia secara aktif bekerja sama dengan mitra ASEAN untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi pelabuhan.

“Kolaborasi antar anggota ASEAN Ports Association berpotensi menawarkan banyak manfaat bagi negara dan wilayah secara keseluruhan, terutama untuk meningkatkan konektivitas, efisiensi logistik, safety dan security, knowledge transfer, keberlanjutan lingkungan dan inovasi,” tambah Antoni.

Pada kesempatan yang sama, Bui Van Quy mengatakan kawasan Asia Tenggara berhasil pulih lebih cepat dari dampak pandemi dibandingkan tren global, meskipun pemulihannya tidak seragam di seluruh kawasan atau di setiap negara.

"Untuk menghadapi tantangan maritim saat ini dan kedepan, ASEAN fokus kepada inovasi digital, dekarbonisasi, dan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mempercepat pola pertumbuhan dan menjadi pusat regional terkemuka dalam perdagangan global,” tambahnya.

Baca Juga: Buka Akses Konektivitas di Papua Barat, Hutama Karya Rampungkan Pembangunan Jalan Muri-Kwatisore Lebih Cepat dari Target

Sementara itu, Ihsanuddin Usman menyampaikan pentingnya konsentrasi pembahasan pada beberapa bidang utama untuk kolaborasi yaitu peningkatan konektivitas, pengurangan biaya logistik dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Atikah IW

Tags

Artikel Terkait

Terkini