Ini menandai kontribusi konkret Pertamina Patra Niaga dalam mendukung ekosistem industri baterai di Indonesia, sejalan dengan visi pemerintah untuk mengoptimalkan energi bersih.
“Kami akan memproduksi dan menyuplai Green Petroleum Coke untuk memenuhi kebutuhan PT Indonesia BTR, mudah-mudahan kualitas produk kami dapat memenuhi spesifikasi yang diinginkan dan dapat mendukung produksi manufaktur baterai.
"Kami siap, dan kami harap bisa membuka peluang produk lain melalui layanan Pertamina One Solution," tambah Maya.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perdana Gunakan Bahan Bakar Ramah Lingkungan (SAF) Bagi Penerbangan Komersil
Keamanan Suplai Bahan Baku untuk Industri Baterai
Direktur Utama PT Indonesia BTR New Energi Material, Wu Lei, menegaskan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelangsungan pasokan bahan baku dalam Ekosistem Industri Baterai di Indonesia.
Terutama, untuk mendukung pabrik industri baterai di Kawasan Morowali yang dikelola oleh PT Indonesia BTR New Energi Material.
"Keamanan suplai bahan baku menjadi langkah kunci untuk memastikan industri baterai yang kami jalankan beroperasi dengan maksimal,” kata Wu Lei.
Kesepakatan ini bukan hanya sekadar transaksi bisnis, tetapi merupakan perwujudan komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri baterai dan energi bersih.***
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Perdana Gunakan Bahan Bakar Ramah Lingkungan (SAF) Bagi Penerbangan Komersil
Dukung Gerakan Nasional Non Tunai, Pertamina Patra Niaga Ciptakan Cashless Society Melalui MyPertamina
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Terus Perketat Pengawasan BBM Subsidi
Dorong Transformasi Digital di Lini Bisnis, Pertamina Patra Niaga Turut Meriahkan DigiExpo, Tampilkan Empat Program Transformasi Digital Miliknya
Pertamina Patra Niaga dan Kementerian PUPR Tandatangani Kesepakatan Pemenuhan Kebutuhan Energi untuk Pembangunan IKN