BSI Optimis Dapat Menorehkan Kinerja Positif pada Tahun 2024

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 27 November 2023 | 16:30 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) optimis tumbuh positif pada tahun 2024. (bankbsi.co.id)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) optimis tumbuh positif pada tahun 2024. (bankbsi.co.id)

Baca Juga: Courtesy Visit ke PT Pindad, Duta Besar Belgia untuk Indonesia Jajaki Kelanjutan Kerja Sama Kedua Negara

Inflasi global semakin terkendali, tetapi masih ada risiko kenaikan harga komoditas yang didorong oleh ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina atau Israel-Palestina.

Selain itu, terdapat risiko dari perubahan iklim dan gangguan cuaca El Nino yang berpotensi menghambat produksi pangan hingga paruh awal 2024. 

Hal itu akan membuat pelonggaran suku bunga acuan diprediksi akan dilakukan pada semester kedua 2024. Di saat yang sama, terdapat risiko dari meningkatnya ketidakpastian perekonomian dan pasar keuangan global akibat dinamika politik dari pemilihan presiden AS.

Baca Juga: MangoStar Maritime, Layanan Terbaik Telkomsat untuk Dukung Konektivitas di Ajang Aquabike Jetski World Championship 2023 di Danau Toba

Kendati demikian, menurut Banjaran, perekonomian nasional diprediksi masih akan melanjutkan pertumbuhan positif di kisaran 5%-6% seperti yang terjadi selama 2023 ini.

“Di tengah ketidakpastian global, tahun depan BSI optimistis perekonomian Indonesia tetap tumbuh positif di atas 5%. Tingkat konsumsi rumah tangga diperkirakan masih tumbuh kuat,” katanya.

Menurutnya, tingkat konsumsi 2024 diprediksi masih bertahan tinggi, dengan kondisi suplai dari manufaktur yang konsisten berada di zona ekspansif (PMI Manufacture >50). Hal ini menandakan keyakinan konsumen yang terjaga. Salah satu pendorongnya adalah aktivitas pemilu yang memutar roda perekonomian karena meningkatkan belanja domestik.

Baca Juga: Info Lowongan Magang di BUMN, PT BNI Sekuritas Buka Posisi di Divisi Pemasaran

Seluruh lapangan usaha diprediksi tumbuh positif pada 2024, didorong oleh kuatnya konsumsi rumah tangga. BSI pun optimistis bahwa perbankan nasional dapat mencapai pertumbuhan DPK 7,65% yoy dan pembiayaan sebesar 8,39% yoy hingga akhir tahun ini. 

Sedangkan tahun depan, perbankan nasional diprediksi akan tumbuh sebesar 8-10% yoy untuk DPK dan 9-11% yoy untuk pembiayaan. Adapun kinerja perbankan syariah diproyeksikan masih berada di atas perbankan nasional.

Oleh karena itu, lanjutnya, industri perbankan syariah masih berpeluang tumbuh progressif di tengah tantangan ketatnya likuiditas.

Baca Juga: Pertamina Eco RunFest 2023, IHC Siapkan Puluhan Tim Medis, Ambulance, dan Mini ICU

“Tahun depan BSI optimis perekonomian tetap tumbuh positif di atas 5%. Karenanya perlu peningkatan peran perbankan syariah dalam proyek strategis nasional, seperti hilirisasi dan pendalaman pasar keuangan,” tutupnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: bankbsi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini