Selain itu, dilakukan pula pemagaran di luar lokasi penanaman mangrove, disisipi bambu rangkap setiap meternya, lalu diberi jejaring yang berfungsi untuk menahan sampah agar tidak masuk ke lokasi penanaman mangrove.
Melalui program ini, SPJM juga berupaya mewujudkan pelaksanaan Program TJSL melalui edukasi kemasyarakatan tentang pentingnya, merawat dan pemanfaatan mangrove secara bertanggung jawab.
Selain itu, dilakukan pengecatan perahu-perahu nelayan sehingga perahu tersebut terawat dan tampak rapi dan makin menarik penampilannya.
Baca Juga: Ada 7 Posisi Kosong, Pupuk Indonesia Buka Lowongan Magang untuk Lulusan S1 Penempatan Jakarta Barat
PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI) dan PT Equiport Inti Indonesia (EII), ata dua anak SPJM bidang peralatan juga hadir dalam kegiatan ini.
“Sebagai bagian dari Pelindo, SPJM Group saat ini memiliki 8 anak usaha, 2 di antaranya bergabung dalam kegiatan di hari ini. Berikutnya anak-anak usaha lainnya akan secara bergiliran akan bergandengan dengan kami untuk melaksanakan program-program selanjutnya secara merata dan tuntas," kata Rachmat.***
Artikel Terkait
SPJM Kembangkan Kualitas SDM Lewat Talent Development Guna Dukung Pemurnian Bisnis Berkelanjutan
Pasca Dua Tahun Merger, SPJM Grup Lakukan Pemurnian Bisnis Anak Perusahaan
Jadi Narasumber untuk Talkshow UNAIR, Dirut SPJM Paparkan Optimalisasi SDM
Pemegang Saham Ganti Direktur Strategi dan Komersial Subholding Pelindo Jasa Maritim, Ini Susunan Anggota Direksi SPJM Terbaru
SPJM Sukses Sandarkan Kapal Pesiar dengan 412 Penumpang di Pelabuhan Makassar