Seluruh bangunan gedung dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pendukung.
“Pembangunan gedung ini merupakan wujud nyata, keseriusan Pertamina dalam mendukung program Pemerintah mengurangi efek pemanasan global,” ujar Edy.
Setiap bangunan di RTC Terintegrasi memilki fasilitas-fasilitas yang unggul untuk menunjang hasil riset yang bermanfaat bagi Indonesia, seperti fasilitas laboratorium terintegrasi untuk penelitian, hulu, hilir, mengedepankan konsep green building, menggunakan panel surya untuk menyediakan energi bangunan, penerapan building automation system dalam operasional bangunan, serta pemanfaatan secara maksimal Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Edy berharap proses pembangunan RTC Terintegrasi bisa selesai tepat waktu, tanpa mengalami hambatan apapun.
Baca Juga: Lengkapi Kebutuhan Alutsista TNI AU, Dirgantara Indonesia Kirimkan NC212i Dengan Propeller Baru
“Kedepan, Pertamina akan terus berinovasi, mengembangkan energi baru dan terbarukan, dan melakukan implementasi Carbon Capture, Utilization & Storage (CCUS) dan Nature-Based Solutions (NBS), serta menargetkan pengurangan karbon dioksida (CO2) hingga 81,4 juta ton pada 2060,” kata Edy.
Hadir dalam acara ini Direktur Operasi Bidang EPC PT PP (Persero) Ir. Eddy Herman Harun; SVP Research Technology & Innovation PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, Pjs. SVP Asset Management PT Pertamina (Persero), Doddy Dhirgantara; Direktur Utama PT Patra Jasa, Putut Ariwibowo.
Kemudian, Direktur Properti PT Patra Jasa, Whisnu Bahriansyah; Direktur Keuangan dan Umum PT Patra Jasa, Fadjar Judisiawan; Direktur Hospitality dan Multi Services PT Patra Jasa, Ray S.M. Daulay; dan Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT Patra Jasa, Evalina Sitepu.
Pembangunan gedung RTC Terintegrasi melibatkan PT Patra Jasa berkolaborasi dengan PT PP.
Direktur Utama PT Patra Jasa, Putut Ariwibowo mengatakan, teknologi BIM, teknologi di bidang Architecture, Engineering dan Construction (AEC) mampu mensimulasikan seluruh informasi di dalam proyek pembangunan ke dalam model tiga dimensi.
“Sehingga akurasi pekerjaan meningkat, termasuk penataan pekerjaan di lapangan serta dapat lebih memitigasi risiko konstruksi,” ujar Putut.
Dia menegaskan, Patra Jasa berkomitmen mendukung penuh program Pertamina Holding dalam upaya menjadi global energy champion, termasuk melalui pembangunan RTC Terintegrasi.
Menurut Putut, Patra Jasa menerima penugasan dari Direktorat SPPU Pertamina pada 14 Januari 2022 untuk membangun fasilitas ini.
Artikel Terkait
4 Villa Ekslusif di Bandung Lengkap dengan Private Pool untuk Area Barberque Party di Malam Tahun Baru
Nyobain Cromboloni di Bandung, Bakery Ini Punya 40 Varian Sourdough Croissant, Harganya Mulai dari Rp20 Ribuan Aja
Terbaru! Kimia Farma Buka Lowongan Magang untuk 2 Posisi, Bagi Kamu Mahasiswa Aktif Bisa Ikut Program Magang Ini, Daftar Lewat Link Berikut
Unos Giri, Cafe Hidden Gem di Bandung, Banyak Spot Foto yang Vibesnya Mirip di Pinterest
Nindya Karya Hadiri HUT ke 3 Kawasan Industri Terpadu Batang dan Ground Breaking Wanxinda Industrial Park