Suhedi menegaskan, PTBA sebagai BUMN tidak hanya berfokus pada kontribusi ekonomi. PTBA juga berkomitmen untuk berperan aktif dalam aspek sosial dan lingkungan melalui berbagai inisiatif.
Baca Juga: PTBA Raih Penghargaan Kategori Go Publik Non Keuangan di Annual Report Award 2022
PTBA telah mengembangkan 8 bidang PPM, yang mencakup pendidikan, kesehatan, pengembangan dan pembinaan kelompok, kemandirian ekonomi, sosial budaya.
Serta, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup, pembangunan infrastruktur dalam mendukung kemandirian PPM, dan PPM inovatif beserta PLTS irigasi.
Sebagai informasi, kegiatan penilaian Tamasya Award tahun ini dilakukan kepada 31 perusahaan pemegang Kontrak Karya (KK), 59 perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
Baca Juga: Triwulan III-2023, PTBA Catatkan Peningkatan Produksi dan Penjualan Batu Bara
842 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) komoditas mineral logam, 2.900 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) komoditas mineral bukan logam dan batuan.
Kemudian, 955 badan usaha dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP) komoditas batu bara, dan 9 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
Penilaian dilakukan para tim penilai ahli yang independen dari berbagai universitas terkemuka nasional.***
Artikel Terkait
4 Tahun Transformasi, PTBA Catatkan Kinerja Keuangan Tertinggi pada Tahun Buku 2022
PTBA Cetak Laba Bersih Rp3,8 Triliun di Triwulan III 2023
IDIA Awards 2023, PTBA Boyong 4 Penghargaan Atas Keberhasilan Transformasi Digitalnya
Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan, PTBA Bangun PLTS Irigasi untuk Sejahterakan Petani di Lampung Tengah
Wujud Kontribusi untuk Pembangunan Berkelanjutan, PTBA Resmikan PLTS di Lampung Tengah