Berdasarkan perhitungan Taksasi Desember 2023/2024, luasan lahan yang akan dicapai yaitu 5.398 Ha dengan produksi tebu sejumlah 413.512 Ton dan rendemen mencapai 8,01%.
Menurut Subagiyo, pasca terbentuknya Sub Holding, Regional 4 merupakan penggabungan dua perusahaan yaitu PTPN X dan PTPN XI.
“Penggabungan ini mengartikan luasan lahan tebu yang dikelola akan semakin besar, sehingga pencapaian di tahun 2024 optimis juga akan meningkat,” tambah Subagiyo.
Baca Juga: Enero, Anak Usaha PTPN X Siapkan 1900 Kiloliter Bioetanol Fuel Grade untuk Pertamax Green
Transformasi bisnis dengan pembentukan Sub Holding ini juga akan linear dilakukan pada internal Regional 4.
Dimana salah satunya melalui penggabungan dan penataan SDM unggul sesuai dengan kompetensinya masing-masing.
Harapannya, penataan SDM ini akan membawa kinerja Regional 4 menjadi lebih baik.
Baca Juga: PTPN XI Tembus 4 Juta Ton Tebu Tergiling
Ini baik dari sisi pengelolaan komoditas tebu dan tembakau maupun di sisi pengoptimalan aset.***
Artikel Terkait
PTPN VIII Tandatangani PKB dengan SPBUN Periode Tahun 2024-2025
Sinergi Serikat Pekerja dan Manajemen Perkuat Transformasi PTPN V
Pohon-pohon Teh Berusia Satu Abad di Kebun Teh PTPN 6, Peninggalan Belanda yang Masih Berproduksi dan Melegenda
Wakil Menteri BUMN dan Dirut Holding PTPN Tinjau Program Percepatan Swasembada Gula Nasional di PTPN I Regional 4
Dewan Komisaris PTPN IV PalmCo: Pola Kemitraan Plasma PalmCo Regional 3 Riau Direplikasi ke Kalimantan