Bersama Presiden RI dan Menteri BUMN, CEO PT PAL Indonesia Hadiri Pertemuan Diplomasi dengan Pemerintah Filipina

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Sabtu, 13 Januari 2024 | 11:00 WIB
Bersama Presiden RI dan Menteri BUMN, CEO PT PAL Indonesia Hadiri Pertemuan Diplomasi dengan Pemerintah Filipina (Jennaira)
Bersama Presiden RI dan Menteri BUMN, CEO PT PAL Indonesia Hadiri Pertemuan Diplomasi dengan Pemerintah Filipina (Jennaira)

 

Kabar BUMN - Kedutaan Besar Indonesia di Filipina mengundang Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod dalam acara courtesy call bersama National Defense Filipina.

Dalam acara tersebut, Presiden Joko Widodo juga diagendakan bertemu dengan (Secretary of National Defense) SND Filipina yang diselenggarakan di Hotel The Peninsula Kota Makati, Filipina.

Selain itu, hadir pula Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, Menteri BUMN didampingi Sekretaris Menteri serta Kepala Staf Kepresidenan dan pemangku kepentingan lainnya yang disambut oleh Menteri Perhubungan Filipina.

Terdapat poin penting dalam pertemuan tersebut yakni bentuk apresiasi Presiden RI atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Filipina kepada perusahaan BUMN Indonesia, khususnya pada pesanan sejumlah produk strategis pertahanan.

Point penting dalam kerjasama ini disoroti oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, sebagai peran sentralitas Indonesia dalam menjaga hubungan baik serta mengurangi risiko geopolitik di ASEAN.

Baca Juga: Inilah Program PNM yang Dapat Dinikmati Pelaku UMKM, Bukan Hanya Sekadar Modal Uang

Sama-sama negara kepulauan, kebutuhan instrumen diplomasi global Indonesia dan Filipina memiliki persyaratan serupa dalam menghadapi berbagai ancaman pertahanan.
Sehingga penting untuk melakukan kerjasama yang baik dalam upaya diplomasi pertahanan ASEAN.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menyampaikan rencana strategic collaboration.

“kami memiliki rencana strategic collaboration yang signifikan dengan Angkatan Laut Filipina, Departement of National Defense (DND), dan Coast Guard sesuai dengan materi yang telah kami presentasikan. Kerjasama ini mencakup berbagai inisiatif untuk meningkatkan kapabilitas pertahanan, serta kontribusi positif dalam membangun keamanan maritim di kawasan ini“ ungkapnya.

Pertemuan pejabat negara Indonesia-Filipina dalam agenda diplomasi ini mengisyaratkan dukungan pemerintah Indonesia kepada industri pertahanan khususnya PT PAL agar mampu menjadi pemimpin global dalam sektor teknologi perkapalan dan pertahanan maritim.

Tidak hanya itu, kehadiran Menteri Perhubungan Filipina dalam acara ini menandai pentingnya kerjasama lintas-sektoral.

Terlebih menciptakan peluang kolaborasi yang lebih luas antar negara di ASEAN dalam mendukung pengembangan teknologi maritim dan keamanan laut.

Merujuk pada kontrak kerjasama antara Departemen of National Defense (DND) dengan PT PAL Indonesia terkait pembuatan Kapal perang jenis Landing Dock (LD) pada tahun 2022 yang merupakan repetisi pesanan dari kapal sebelumnya merupakan wujud kepuasan, dan kepercayaan Pemerintah Filipina.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jennaira

Sumber: pal.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini