Sebagai instrumen diplomasi global, kapal perang dianggap memiliki peran krusial.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin mengakui bahwa kerjasama ini mencerminkan kontribusi positif perusahaan dalam sektor ekonomi, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, dan memenuhi kebutuhan material serta peralatan dalam ekosistem pertahanan hingga tingkat global.
Diharapkan adanya kerja sama di bidang lainnya yang saling menguntungkan bagi kedua negara dapat ditingkatkan di masa depan.
“Semua langkah ini menggambarkan komitmen kami untuk menciptakan ekosistem pertahanan yang kuat dan berkelanjutan, serta memperkokoh hubungan strategis antara Indonesia dan Filipina dalam memajukan keamanan dan kestabilan kawasan ini” Tutup Kaharuddin Djenod.
Pentingnya peran PT PAL Indonesia terlihat dalam peningkatan kemampuan Angkatan Laut Filipina melalui kapal Landing Dock Philippines serta kesiapan dalam mendukung perbaikan yang diperlukan untuk BRP Tarlac-601 dan BRP Davao Del Sur-602.
Melalui pertemuan ini, diharapkan menciptakan kawasan ASEAN yang kuat, stabil, dan saling mendukung, sejalan dengan transformasi berkelanjutan yang dilakukan oleh PT PAL Indonesia.
Artikel Terkait
ITDC Sambut Penyelenggaraan Porsche Sprint Challenge Round-2 di Pertamina Mandalika International Circuit
Pelajari Sejarah Pusaka Keris dengan Berkunjung ke Museum Keris Surakarta
Info Magang BUMN: PT Pupuk Indonesia Utilitas Buka Lowongan Magang Mahasiswa/i dengan Posisi Administrasi Satuan Pengawasan Intern
Inilah Program PNM yang Dapat Dinikmati Pelaku UMKM, Bukan Hanya Sekadar Modal Uang