“Rangkaian acara ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan pupuk petani dan memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh pupuk pada musim tanam ini,” kata Saifullah.
Baca Juga: Optimalkan Bisnis Perdagangan Non Pupuk, Pupuk Indonesia Niaga Pasok Pelumas ke Pupuk Kujang
Pada acara Tontonan Diskon Pupuk, Pemerintah menugaskan Pupuk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk non-subsidi dan mendorong petani untuk segera menebus pupuk.
Termasuk dengan menyiapkan pupuk non-subsidi dengan harga terjangkau.
Pemerintah juga konsisten memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi dan non-subsidi, seperti dengan melakukan kunjungan kerja ke beberapa sentra pertanian.
Baca Juga: Dukung Percepatan Musim Tanam, Pupuk Indonesia Tancap Gas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar
Hingga 31 Desember 2023, ketersediaan pupuk bersubsidi dan non subsidi tercatat sebanyak 1.744.302 ton atau setara 236 persen dari stok minimum yang ditetapkan Pemerintah.
Stok tersebut meliputi pupuk bersubsidi sebanyak 1.215.280 ton dan pupuk non subsidi sebanyak 529.022 ton.
“Pupuk Indonesia melaksanakan program Tontonan Diskon Pupuk sejalan dengan anjuran pemerintah agar petani dapat menikmati pupuk non-subsidi dengan harga terjangkau.
“Sehingga membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
“Semoga program ini dapat mendorong petani untuk menanam lebih awal.
“Sehingga keberhasilan awal musim tanam ini bisa dipanen bersama pada bulan April,” pungkas Saifullah.***
Artikel Terkait
Dukung Percepatan Musim Tanam, Pupuk Indonesia Tancap Gas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar
Optimalkan Bisnis Perdagangan Non Pupuk, Pupuk Indonesia Niaga Pasok Pelumas ke Pupuk Kujang
Pupuk Indonesia Tanam Perdana Padi Makmur, Dukung Pembinaan Petani dan Peningkatan Produktivitas Pertanian di Kebumen
Jaga Ketersediaan Pupuk, Pemerintah Melalui Pupuk Indonesia Gelar Program Gebyar Diskon Pupuk
Info Magang BUMN: PT Pupuk Indonesia Utilitas Buka Lowongan Magang Mahasiswa/i dengan Posisi Administrasi Satuan Pengawasan Intern