Menurutnya, jika nantinya ada pilihan jangka waktu pembiayaan hingga 35 tahun, maka semakin banyak anak-anak muda yang memiliki peluang besar untuk memiliki rumah.
“BSI menyambut baik adanya wacana ini, tentu hal ini semakin membuka peluang kepemilikan rumah."
"Di mana kepemilikan rumah pertama menjadi peluang besar bagi BSI untuk segmen pembiayaan BSI Griya Simuda yang memang targetnya adalah anak-anak muda."
"Karena hal tersebut dapat semakin membuka peluang bagi anak muda untuk bisa memiliki rumah,” tuturnya.
Baca Juga: Mengungkap Sejarah Timlo Solo, Makanan Khas Asal Solo yang Ternyara Berasal dari China
Rencana skema tenor pembiayaan perumahan hingga 35 tahun juga merupakan langkah pemerintah secara bertahap menuju zero backlog pada 2045.
Hingga 2021, angka backlog hunian di Indonesia masih mencapai 12,71 juta unit.
Di dalam negeri sendiri, sentimen pasar properti pada 2024 diproyeksikan terbilang positif termasuk dari sisi tingkat suku bunga.
Sejumlah pelaku usaha properti menilai perbankan juga tidak jor-joran menaikan suku bunga KPR.
Baca Juga: Perpanjang Kerja Sama dengan Dinsos DKI Jakarta, DAMRI Siap Pulangkan Orang Terlantar ke Daerah Asal
Persaingan antar bank cukup sehat, sehingga cicilan yang diberikan tetap realistis untuk menjaga kenyamanan nasabah.
Adapun pembiayaan KPR di BSI hingga September 2023 mencapai Rp51,2 triliun tumbuh 10,6% year on year (YoY).
Kualitas KPR BSI pada 2023 sekitar 2% lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Hal ini menggambarkan pembiayaan KPR BSI tumbuh dan sustain dengan kualitas pembiayaan yang baik
Artikel Terkait
BSI dan Mandiri Sekuritas Bekerja Sama Luncurkan Layanan Investasi #SerbaSyariah via RDN Online
Dukung Pengembangan Sektor UMKM, BSI Siap Salurkan Rp 16 Triliun KUR Syariah di 2024
BSI Buka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Jakarta Telkom Sebagai Wujud Layanan Berkelanjutan
BSI Dorong Masyarakat Gunakan Pembayaran Cashless Lewat BSI Hasanah Card, Tanpa Bunga dan Denda