Tahun 2023 juga menandai langkah besar perusahaan dalam penguatan bisnis batu bara guna mendukung program 100.000 mega watt di tahun 2025.
Baca Juga: Liburan 3 Hari 2 Malam di Yogyakarta, Berikut Rekomendasi Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi
Adapun program tersebut dilaksanakan melalui pembangunan Coal Unlaoding Terminal Kramasan, di Sumatra Selatan dan menjadi coal unloading terminal terbesar yang dikelola dengan kapasitas produksi 20 juta ton per tahun.
“Perusahaan optimis mampu mencatatkan kinerja yang lebih baik di tahun 2024 dengan tingkat pertumbuhan pendapatan sekitar 14% menjadi Rp 1,26 triliun."
"Pertumbuhan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh Terminal Kramasan yang akan mulai beroperasi di triwulan IV 2024 dan juga kondisi pertumbuhan ekonomi yang tetap stabil bertumbuh dimana industri logistik diprediksikan akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2024,” tutup Malik.***
Artikel Terkait
Buruan Daftar! KAI Logistik Buka Banyak Lowongan Kerja
Jelang Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, KAI Logistik dan Suluh Perempuan Gelar Workshop Kewirausahaan Perempuan
Hari Gerakan Satu Juta Pohon, KAI Logistik Tanam Pohon Serentak di Seluruh Wilayah Operasional
KAI Resmikan Peluncuran 3 Kereta Api Baru di Stasiun Garut, Ada Kelas Eksekutif dan Kelas Ekonomi, Yuk Intip Jadwalnya!
KAI Amankan Ratusan Barang Pengguna yang Tertinggal di LRT Jabodebek, Komitmen Berikan Layanan Terbaik