Kuasai 34% Saham Vale Indonesia, Erick Thohir: MIND ID Memperkuat Posisinya dalam Global Value Chain

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 28 Februari 2024 | 20:00 WIB
Penandatanganan kesepakatan dilakukan Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso, Deshnee Naidoo dari VCL, Yusuke Niwa dari SMM, Febriany Eddy dari PT VI di Jakarta, pada Senin (26/02/2024). (DOK. MIND ID)
Penandatanganan kesepakatan dilakukan Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso, Deshnee Naidoo dari VCL, Yusuke Niwa dari SMM, Febriany Eddy dari PT VI di Jakarta, pada Senin (26/02/2024). (DOK. MIND ID)

Kabar BUMN - MIND ID mengakuisisi lagi 14% dari total kepemilikan saham PT Vale Indonesia (PT VI) dengan Vale Canada Limited (VCL), Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (SMM). Harga saham disepakati sebesar Rp3.050 per lembar saham.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso, Deshnee Naidoo dari VCL, Yusuke Niwa dari SMM, Febriany Eddy dari PT VI di Jakarta, pada Senin (26/02/2024).

Dengan pengakuisisian ini, dijelaskan Menteri BUMN Erick Thohir, MIND ID akan bersama-sama dengan VCL mengendalikan PT Vale Indonesia karena ini sifatnya kontrol bersama atau joint control over corporation.

Baca Juga: Hadiri IIMS 2024, MIND ID Kenalkan Hilirisasi Nikel untuk Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

MIND ID akan memiliki hak untuk menunjuk 3 Komisaris, termasuk Komisaris Utama, serta Direktur Utama, dan Direktur SDM.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo menambahkan, “Kami telah bersepakat bahwa VCL akan menujuk Direktur operasional dan juga Direktur yang bertanggung jawab atas pengelolaan ESG.”

Menurutnya, ini menegaskan bahwa MIND ID tetap ingin agar standard ESG yang selama ini menjadi komitmen VCL tetap dipertahankan, termasuk juga praktek pertambangan terbaik yang selama ini sudah ditunjukkan PT VI.

Baca Juga: Bukti Konsistensi MIND ID Jalankan Operasional Perusahaan, Raih Sertifikat ISO 20000-1: 2018 dan ISO 27001:2013

Sebagai bagian keberlanjutan atas operasional perusahaan, Kementerian BUMN dan MIND ID tetap menunjuk Febriany Eddy sebagai Direktur Utama PT VI setelah kesepakatan divestasi diselesaikan.

Erick menegaskan, penunjukan Febriany Eddy salah satu kesepakatan antara MIND ID dan VCL sebagai pemegang saham terbesar pertama dan kedua, telah bersepakat untuk melanjutkan komitmen hilirisasi sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap Program Strategis Pemerintah.

“Tentu kami melihat keberlanjutan sebagai hal yang penting, kami yakin bahwa komitmen kami dan VCL dalam mengelola PT VI ini sama," ujar Erick.

Baca Juga: 18 Penghargaan Grup MIND ID Borong dari KLHK, Lebih Baik dari Tahun 2022

Kesepakatan ini adalah langkah besar bagi Indonesia di mana, MIND ID telah menjadi pemegang saham terbesar PT VI.

Adapun komposisi pemegang PTVI setelah kesepakatan adalah MIND ID sebesar 34,00 persen, VCL sebesar 33,88 persen, SMM sebesar 11,48 persen dan Publik sebesar 20,63 persen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini