Kabar BUMN - Warga Kampung Lewu, Malangbong, Garut setiap harinya disibukkan dengan aktivitas usaha rumahan.
Kampung Lewu sendiri dikenal sebagai pusat industri rumahan endog lewo.
Yaitu jajanan tradisional khas Garut yang sering menjadi oleh-oleh khas saat berkunjung ke daerah tersebut.
Endog lewo terbuat dari singkong, tepung tapioka dan bahan-bahan lainnya yang diolah dengan cara direbus, kemudian digoreng hingga menjadi jajanan renyah.
Aktivitas produksi yang dilakukan di masing-masing rumah menjadi penopang kegiatan ekonomi masyarakat di daerah tersebut.
Para pelaku usaha yang tergabung dalam Klaster Usaha Endog Lewo pun merasakan proses produksinya yang semakin lancar dan mengalami peningkatan produksi.
Terebih sejak mendapatkan bantuan dari program BRI KlasterkuHidupku.
Baca Juga: Pertamina Siap Layani Masyarakat Hadapi Puncak Lebaran 2024
Ketua Klaster Usaha Endog Lewo, Dadan Nurjaman, bercerita bahwa usaha rumahan endog lewo sendiri sudah ada dan berlangsung selama puluhan tahun di Kampung Lewo.
Usaha yang ia rintis sendiri juga turun-temurun dari keluarganya.
“Sekarang sudah ada 10 anggota yang bergabung ke dalam klaster usaha ini."
"Jadi fungsinya sebagai paguyuban untuk membantu anggota kelompok yang lain karena kan proses produksi kami ini masih dilakukan secara tradisional semua."
Artikel Terkait
BRI Pastikan Kesediaan Kas, Siapkan Uang Tunai Rp 34 Triliun pada Periode Libur Lebaran 2024
BRI Raih 6 Penghargaan di PR Indonesia Awards 2024 Berkat Konsisten Mengomunikasikan Value Perusahaan
Jelang Libur Lebaran, BRI Pastikan Kesiapan Uang Tunai dan Layanan Digital
Bank BRI Buka Banyak Loker di Rekrutmen Bersama BUMN 2024, Terbuka untuk Lulusan S1 hingga S2