Adapun berbagai fasilitas tersebut yakni fasilitas Subfactory Workshop yang terdiri dari beberapa bengkel, seperti Glass Reinforced Plastic (GRP) shop untuk membuat material composite pada suatu bagian di kapal selam yang tidak menerima water pressure.
Baca Juga: Aman dan Selamat, Pelindo Jasa Maritim Sandarkan Kapal Berbendera Australia di Pelabuhan Makassar
Kemudian, Blasting painting shopuntuk melakukan proses blasting dan painting part part kapal selam dan sejumlah workshop penunjang lainnya.
Selanjutnya, shiplift sebagai fasilitas docking dengan spesifikasi penggunaan teknologi modern yakni electrical motor memiliki kemampuan utama angkat-angkut baik dalam menaikkan maupun menurunkan kapal
Di sisi lain fasilitas ini memiliki peran penting untuk menunjang operasional teknis produksi kapal selam.
Baca Juga: WiFi-an di Kapal PELNI Bikin Perjalanan Semakin Seru, Simak Cara Aktifkan Paket Internetnya
Tak kalah penting, saat ini juga akan di bangun Torpedo & Electronic Workshop yang berfungsi untuk melakukan proses pekerjaan yang terkait kelistrikan, elektronika, sistem komunikasi dan senjata kapal selam.
“Kita semua memahami bahwa salah satu aspek penting dalam mencapai kemampuan pembangunan dan penguasaan postur Alusista yang ideal khususnya di sektor pertahanan adalah dengan melalui peningkatan fasilitas, sarana, prasarana yang dimiliki oleh industrinya, sehingga Industri secara konkret dapat memberikan jawaban atas permintaan kebutuhan pemenuhan pertahanan kita”, ujar Sekretaris Perusahaan PT PAL Indonesia, Edi Rianto.
Dana PMN tersebut akan mendukung perwujudan Whole Local Production, sesuai dengan visi Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, untuk memproduksi Kapal selam 100% buatan Indonesia.
Dengan demikian, PT PAL Indonesia terus berupaya memenuhi kebutuhan alutsista TNI AL
Di samping itu hal ini dapat menjadi multiplier effect terhadap kemajuan indsutri dalam negeri serta mampu meningkatkan kondisi sosial tingkat daerah hingga nasional.
Semakin tinggi total asset kinerja keuangan PT PAL, maka semakin memungkinkan terjadinya multiplier effect terhadap peningkatan angka kesejahteraan dan produktivitas Masyarakat khsususnya di Jawa Timur.
Artikel Terkait
Permintaan Meningkat Jelang Mudik Lebaran, PT PAL Optimis Selesaikan Perawatan dan Perbaikan Kapal Penumpang Tepat Waktu
Melihat Kembali Ketangguhan Kapal Rumah Sakit Buatan PT PAL Mengemban Misi Muhibah/Port Visit ke Mesir
Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2024, Menhub Gelar Rakor di Pelabuhan Merak: ASDP Prioritaskan Kapal Berkapasitas Besar