Hal ini untuk memastikan kapasitas gerbang tol, selalu cukup dalam melayani antrian pengendara yang melakukan transaksi.
Bila antrian semakin meningkat, maka Jasa Marga menambahkan kapasitas transaksi gerbang tol.
Caranya dengan mengoperasikan gardu reversible, gardu miring/Oblique Approach Booth (OAB), tambahan mobile reader dan petugas gerbang.
Artikel Terkait
Rekomendasi Rest Area Instagramable di Jalan Tol Trans Jawa, Ada yang Bergaya Vintage hingga Arsitektur Eropa
Arus Balik, Sejumlah Gerbang Tol Utama Wilayah Trans Jawa Alami Peningkatan Volume Lalu Lintas Kendaraan
Pasca Penutupan Rekayasa One Way Arus Balik, Jasa Marga Normalkan 32 Gardu Transaksi Gerbang Tol Cikampek Utama