IPCM juga mencatatkan kenaikan total aset sebesar 2,3% dari Rp 1,49 triliun pada 2022 menjadi Rp 1,52 triliun pada akhir 2023.
“Kami lakukan transformasi dan digitalisasi untuk menyesuaikan bisnis dengan perkembangaan saat ini. Hasilnya IPCM mampu menambah armada, melakukan ekspansi dan menambah pendapatan.” ujar Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Aman dan Selamat, Pelindo Jasa Maritim Sandarkan Kapal Berbendera Australia di Pelabuhan Makassar
Adapun sepanjang 2023, IPCM telah berhasil memperkuat armadanya dengan meluncurkan tiga kapal pandu dan satu kapal tunda baru.
Serta melakukan beberapa penandatanganan perjanjian kerja sama bisnis untuk pelayanan di wilayah BUP IPCM.
Yakni dengan PT Cemindo Gemilang Tbk. (CMNT), PT Nusantara Regas, PT Jawa Satu Power, PT Cirebon Electric Power, PT Cirebon Energi Prasarana, serta melakukan penandatanganan kerjasama mitra strategis Bersama PT Lang Lang Laju Layang dan PT Pelabuhan Bukit Prima.
Baca Juga: PT Pelindo Multi Terminal Lakukan Perombakan Jajaran Direksi dan Komisaris, Berikut Susunannya
Untuk tahun ini, anak usaha Pelindo berupaya menjajaki sejumlah kerjasama pelayanan jasa pemanduan dan penundaan pada beberapa tempat dengan para mitra strategis.
Perusahaan juga telah meneken kerja sama usaha dengan cargo owner di Palembang PT Maritim Barito Perkasa (Adaro Group) serta PT Karya Pacific Shipping dalam penyediaan sarana bantu pemanduan berupa kapal tunda untuk pelayanan di area pelimpahan IPCM pada wilayah STS Ambang Luar Sungai Musi Provinsi Palembang.
Artikel Terkait
Kawal Logistik Nasional, Pelindo Benahi Pelabuhan Barat Indonesia
Pelindo Optimalkan Operasi, Pelabuhan Lembar Catatkan Kinerja Positif
Pelindo Berbagi Ramadan 2024 Santuni Anak Yatim, Bagikan Ribuan Takjil dan Sembako Gratis Untuk Masyarakat