Serta Pinang Maxima dan Pinang Performa yang menghadirkan pinjaman produktif untuk pelaku usaha bertumbuh 55,17% (yoy) atau menjadi sebesar Rp275,58 miliar.
Baca Juga: Tumbuh Positif, Bank Raya Raih Penghargaan Appreciated Social ESG Report 2023
Sedangkan Pinang Dana Talangan, sebagai salah satu produk andalan Bank Raya yang telah dimanfaatkan di ekosistem BRI Group seperti Agen BRILink, menunjukkan peningkatkan yang impresif yaitu sebesar 121,79% atau menjadi sebesar Rp423,10 miliar secara yoy.
Selain transformasi business model, efisiensi operasional usaha semakin baik dengan proses bisnis yang berbasis digital.
Tercermin dari rasio CIR yang membaik signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Manfaatkan Transaksi Non-Tunai, Bank Raya Dorong Nasabah Gunakan QRIS Reward Extravaganza
Rasio CIR membaik menjadi 46,45% dari periode sebelumnya sebesar 84,30%. Rasio CASA juga membaik yaitu sebesar 28,28% dari periode sebelumnya sebesar 24,01%.
Ini hasil dari strategi perolehan dana murah melalui pengembangan produk saving dan menargetkan komunitas dan ekosistem sebagai end user.
Rasio RIM (Rasio Intermediasi Makroprudensial) terjaga di level 86,14% dan Rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) berada di level 83,93% dengan CAR (Capital Adequacy Ratio) yang solid sebesar 45,33%.
Bagus menutukan, “Kami optimis, Bank Raya masih memiliki ruang pertumbuhan yang terbuka lebar, didukung oleh inovasi produk perbankan digital berkualitas, serta kinerja perseroan yang semakin solid.”
“Kami juga terus berinvestasi pada pengembangan teknologi dan talenta digital, guna mendukung percepatan langkah kami tumbuh tangguh dan berkelanjutan,” tutup Bagus.***
Artikel Terkait
November 2023, Pertumbuhan Bisnis Digital Bank Raya Kembali Tunjukkan Kinerja Positif
KOPDAR, Promo Menarik dari Bank Raya Kolabs dengan Tomoro Coffee
Menutup Tahun 2023, Bank Raya Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak-anak di Panti Asuhan Jakarta
Gandeng Avantee, Bank Raya Perluas Akses Modal Usaha Bagi UMKM